Berbobat Penyakit Hepatitis B di Cikarang

Pengobatan Kista Bartholin di Bekasi
5 Februari 2020
HIV – Gejala, Pecegahan dan Pengobatan
11 Februari 2020

Berbobat Penyakit Hepatitis B di Cikarang

Hepatitis B merupakan peradangan organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Virus ini dapat menular melalui hubungan seksual atau berbagi jarum suntik.  Virus ini juga merupakan salah satu tipe dari banyak virus yang menyerang hati. Ada 2 bentuk hepatitis B, yaitu:

  • Infeksi virus hepatitis B akut

Penyakit sementara.  Terjadi selama 6 bulan pertama setelah seseorang terpapar HBV. Infeksi akut dapat menyebabkan infeksi kronik meski tidak selalu.

  • Infeksi virus hepatitis B kronik

Penyakit jangka panjang. Terjadi ketika virus tetap bertahan dalam tubuh seseorang.

Penyebab Hepatitis B

Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis B yang menular melalui hubungan seksual atau pun penggunaan jarum tidak steril. Darah atau cairan tubuh lain (misalnya sperma, cairan vagina, ASI, air mata, ludah, dan cairan pada sariawan yang terbuka) yang telah terinfeksi dapat menyebarkan virus. Janin dalam kandungan pun bisa tertular oleh ibu jika ibu mengidap hepatitis B. ” Klinik Raphael adalah Tempat Berbobat Penyakit Hepatitis B di Cikarang”.

Gejala Hepatitis B

Hepatitis B sering kali tidak menimbulkan gejala, sehingga penderitanya tidak menyadari bahwa dia telah terinfeksi. Meski demikian, gejala tetap dapat muncul setelah 1-5 bulan sejak pertama kali terpapar virus. Gejala yang dapat muncul adalah demam, sakit kepala, mual, muntah, lemas, serta penyakit kuning.

Faktor Risiko Hepatitis B

Adapun beberapa faktor risiko hepatitis B, yaitu:

  • Melakukan hubungan sex tidak aman dengan berganti-ganti pasangan atau dengan seseorang yang mengidap hepatitis B.
  • Menggunakan 1 jarum yang sama saat injeksi obat.
  • Melakukan hubungan sex dengan sesama pria.
  • Tinggal dengan pengidap hepatitis B kronik
  • Bayi yang dilahirkan oleh ibu pengidap hepatitis B
  • Bekerja pada area yang terpapar dengan darah manusia, misalnya tenaga kesehatan.
  • Bepergian ke daerah yang tinggi akan infeksi HBV seperti Afrika, Asia Tengah dan Asia Tenggara serta Eropa Timur.

Pengobatan Hepatitis B

Tidak ada langkah penanganan khusus untuk kondisi hepatitis B akut. Infeksi akan sembuh sendiri tanpa memerlukan pengobatan khusus. Penanganan hanya bertujuan untuk meredakan gejala yang muncul. Akan tetapi, sebagian infeksi hepatitis B akut akan menjadi kronis.

Salah satu langkah pengobatan untuk penderita hepatitis B kronis adalah dengan mengonsumsi obat antivirus. Pemberian obat antivirus bertujuan untuk mencegah perkembangan virus, bukan untuk menghilangkan virus dari tubuh penderitanya secara tuntas.

Pengobatan hepatitis B kronis membutuhkan kepatuhan penderitanya untuk kontrol secara berkala ke dokter untuk melihat perkembangan penyakit dan mengevaluasi pengobatan. Hal tersebut karena hepatitis B kronis dapat menyebabkan kerusakan organ hati. Jika kerusakan hati cukup parah, dokter mungkin akan menganjurkan prosedur¬†transplantasi hati. “Konsultasi Dengan Klinik Raphael tempat Berbobat Penyakit Hepatitis B di Cikarang

Pencegahan Hepatitis B

Langkah utama untuk mencegah hepatitis B adalah melalui vaksinasiVaksin hepatitis B merupakan vaksin wajib yang diberikan kepada anak-anak. Efek vaksin yang diberikan saat anak-anak tidak akan bertahan seumur hidup, sehingga vaksinasi perlu diulang saat dewasa.

Selain vaksinasi, beberapa tindakan juga perlu dilakukan untuk menurunkan risiko terkena hepatitis B, yaitu melakukan hubungan seksual yang aman dan tidak menyalahgunakan NAPZA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *