Cara Mengobati Gonore atau Kencing Nanah

Kenapa Vagina Gatal
15 Februari 2019
Biaya Medical Check Up Murah
25 Februari 2019

Gonore atau kencing nanah adalah salah satu penyakit menular seksual yang umum dan disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Pria maupun wanita bisa terjangkit penyakit ini dan mereka harus lah tau cara mengobati gonore atau kencing nanah. Bakteri gonococcus biasanya ditemukan di cairan penis dan vagina dari orang yang terinfeksi. Bakteri penyakit ini bisa menyerang dubur, serviks (leher rahim), uretra (saluran kencing dan sperma), mata, hingga tenggorokan. Bakteri gonore tidak bisa bertahan hidup di luar tubuh manusia untuk waktu yang lama, itu sebabnya gonore tidak menular melalui dudukan toilet, peralatan makan, berbagi handuk, kolam renang, berbagi gelas, ciuman, dan pelukan. Gonore paling sering menular melalui hubungan seks, seperti seks oral atau anal, mainan seks yang terkontaminasi atau tidak dilapisi dengan kondom baru tiap digunakan, dan berhubungan seks tanpa menggunakan kondom.

Pusat Pengobatan Gonore Di Bekasi

Maka dari itu penting bagi anda tau gejala munculnya gonore khususnya wanita yang sedang mengandung, apabila terdapat ciri-ciri munculnya gonore atau kencing nanah anda harus mencari tau tentang cara mengobati gonore atau kencing nanah karenan apabila sudah terjangkit dalam skala cukup parah dapat tertulah ke bayi yang terinfeksi saat proses kelahiran jika ibunya mengidap penyakit gonore dan umumnya menjangkiti mata bayi, hingga berpotensi mengakibatkan kebutaan permanen.

Pusat Pengobatan Gonore Atau Kencing Nanah di Bekasi

Ada beberapa cara untuk menegakkan diagnosis gonore pada seseorang. Pada hampir sebagian besar kasus, dokter akan melakukan pengujian sampel cairan dari vagina atau penis untuk kemudian diperiksa di laboratorium. Pada wanita, dokter atau perawat biasanya akan menggunakan cotton bud untuk mengambil sampel cairan di vagina atau mulut rahim. Namun, dokter mungkin juga bisa meminta pasien untuk menggunakan tampon guna mengambil sampel cairan tersebut. Prosedur ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun pasien mungkin akan merasa sedikit tidak nyaman. Prosedur pada pria sedikit berbeda, di mana dokter mungkin akan memeriksa sampel urine pasien untuk kemudian diperiksa hasilnya di laboratorium. Pemeriksaan urine ini kurang akurat hasilnya pada pasien wanita. Selain itu, dokter mungkin juga akan mengambil sampel cairan yang keluar di ujung penis dengan menggunakan cotton bud.

Gejala Gonore atau Kencing Nanah

Gejala gonore yang sering muncul, baik pada pria maupun wanita, di antaranya adalah saat buang air kecil akan terasa sakit atau perih dan keluarnya cairan kental seperti nanah berwarna kuning atau hijau dari vagina atau penis. Oleh karena itu, penyakit ini dikenal dengan sebutan ‘kencing nanah’. Sekitar 10 persen pria yang terinfeksi dan 50 persen dari wanita yang terinfeksi tidak mengalami gejala sehingga banyak penderita gonore menularkannya kepada pasangan mereka tanpa disadari. Biasanya lebih mudah untuk mengenali gejala gonore pada pria dibandingkan wanita karena gejala awal pada wanita mungkin sangat ringan atau tidak begitu jelas sehingga sering keliru dianggap sebagai infeksi vagina atau infeksi saluran kemih. Namun demikian, infeksi akan menjalar ke organ panggul wanita jika tidak segera diobati dan bisa menyebabkan perdarahan pada vagina, sakit pada perut bagian bawah, demam, dan sakit saat melakukan hubungan seksual.

Berikut gejala gonore atau kencing nanah :

  • Gejala awal biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi.
  • Ada juga yang merasakan anusnya gatal, pedih dan juga berdarah.
  • Nyeri dan perasaan tidak nyaman pada saluran kencing.
  • Kemaluan keluar cairan nanah atau terkadang putih dan sebagian juga keluar darah.
  • Sering buang air Kencing dan terasa terbakar atau sakit dan perih, walau sebagian orang tidak merasakan tanda- tanda ini.
  • Jika keluar nanah nya banyak maka akan bisa keluar secara langsung. Tetapi ada juga yang keluar bersamaan dengan masturbasi. Atau bahkan hanya berupa bercak bercak putih/kuning di celana dalam biasanya terlihat saat bangun tidur di pagi hari.
  • Cairan putih bercampur nanah keluar dari penis.
  • Terdapat bengkak dan merah pada penis.
  • Penis Sakit Panas Nyeri Dan Keluar Cairan Putih.
  • Bisa juga sakit di tenggorokan dan mata merah atau sakit mata.
  • Pada wanita, gejala awal bisa timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi.
  • 80 % tidak menimbulkan gejala.
  • Keluar cairan putih keruh kekuningan (Vaginal discharge).
  • Nyeri abdomen Kronis.
  • Nyeri saat kencing (disuria).
  • Sakit tenggorokan jika terjadi infeksi pada tenggorokan disebabkan karena oral seks..
  • Gatal pada anus disertai keluar nanah jika terjadi infeksi pada daerah anus karena hubungan seks melalui anus.

Baca juga : Pentingnya Vaksin HPV

Pongobatan Gonore Di bekasi

Pencegahan Gonore atau Kencing Nanah 

Tips paling tepat untuk mencegah apabila anda terkena gonore atau kencing nanah adalah dengna tidak melakukan hubungan seks untuk sementara hingga anda benar-benar sembuh apabila anda berhubungan seks, gunakanlah kondom dalam setiap jenis kontak seksual, termasuk seks anal, seks oral atau seks vaginal. Jangan memiliki lebih dari satu pasangan seksual pada suatu waktu. Risiko Anda tertular Penyakit Menular Seksual akan tinggi. Jika Anda memiliki beberapa mitra seks pada waktu yang bersamaan. Jangan berhubungan seks dengan seseorang yang memiliki gejala gonore. Jika pasangan Anda memiliki tanda-tanda atau gejala infeksi seperti nyeri saat buang air kecil. Atau memiliki keluhan pada daerah genitalnya, jangan berhubungan seks dengannya. 

Untuk pasangan yang hendak menikah. Tanyalah pasangan Anda apakah ia pernah diperiksa Penyakit Menular Seksual termasuk gonore. Jika tidak, tanyakan apakah dia bersedia untuk menjalani tes pemeriksaan. Ingat bahwa sangat mungkin pasangan anda terinfeksi PMS tanpa disadarinya. Beberapa penyakit menular seksual seperti HIV, bisa memakan waktu hingga 6 bulan sebelum dapat dideteksi dalam darah. Jangan ragu dan sungkan untuk bertanya, mencegah lebih mudah daripada mengobati.

Lakukan pemeriksaan gonore secara rutin jika Anda memiliki resiko tertular yang tinggi. Misalnya jika Anda pernah menderita gonore atau infeksi menular seksual lain di masa lalu. Atau jika Anda memiliki pasangan baru, atau jika Anda memiliki banyak pasangan seks. Untuk mencegah penularan pada orang lain atau terinfeksi kembali, Anda dan pasangan Anda sebaiknya tidak berhubungan seks hingga perawatan benar-benar tuntas dan pemeriksaan ulang telah terbukti negatif. Anda bisa terkena penyakit gonore kembali jika tidak melakukan hubungan seks yang sehat dan aman di kemudian hari. Cara terbaik untuk mencegah infeksi menular seksual adalah dengan tidak berganti-ganti pasangan, tidak melakukan hubungan seksual di luar nikah, dan gunakan kondom jika melakukan hubungan seks.

Baca Juga : Efek Dari Kencing Nanah Atau Gonore

Klinik raphael Cikarang Bekasi juga terdapat layanan gratis berupa konsultasi online melalui chat whatsapp untuk memudahkan pasien dalam berinteraksi tentang “Cara Mengobati Gonore atau Kencing Nanah” pengobatan penyakit kelamin dan tempat operasi selaput dara di cikarang bekasi dengan tenaga medis kami, interaksi (tanya jawab) tersebut bisa dilakukan dengan cara meng-klik gambar dibawah ini.
WHATSAPP TELEPON FORM RESERVASI
Email : dokter@klinikraphael.com
Selain melalui konsultasi online gratis (chat whatsapp), anda atau pasien juga bisa menghubungi tenaga medis kami secara langsung melalui telepon seluler maupun email seperti keterangan yang sudah tertera diatas untuk lebih jelas dari “Cara Mengobati Gonore atau Kencing Nanah”.
Konsultasi Online Gratis

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *