Menganali Dan mengobati Orchitis Di Bekasi

Suntik Vaksin HPV Termurah Di Bekasi
23 November 2019
Tempat Mengobati Penyakit Mumps atau Gondongan Di Bekasi
23 November 2019

Orchitis adalah peradangan atau inflamasi akut pada testis yang biasanya terjadi sebagai reaksi sekunder dari infeksi di bagian tubuh lainnya. Peradangan ini bisa terjadi pada satu atau kedua testis sekaligus.

Orchitis disebabkan oleh bakteri yang dapat menyebabkan infeksi yang bisa tertular melalui hubungan seksual (PMS). Orchitis bisa dipicu oleh virus maupun bakteri. Contohnya adalah virus mumps sebagai penyebab penyebab penyakit gondongan dan bakteri Neisseria gonorrhoeae sebagai penyebab umum penyakit epididimitis atau peradangan saluran sperma yang terletak di belakang testis.

Apa Penyebab Orchitis ?

Banyak virus dan bakteri yang bisa menjadi penyebab orchitis. Sesuai dengan penyebabnya, orchitis bisa dibedakan menjadi tiga, yaitu:

  • Orchitis idiopatik adalah jenis orchitis yang tidak diketahui dengan pasti penyebabnya.
  • Orchitis bakteri. Bakteri yang paling sering menjadi penyebab orchitis adalah Escherichia coliStaphylococcus, dan Streptococcus. Bakteri penyebab epididimitis juga bisa menjadi penyebab munculnya orchitis. Pada pria yang aktif secara seksual, bakteri penyebab penyakit menular seksual bisa menyebabkan orchitis.
  • Orchitis virus. Virus merupakan penyebab utama orchitis. Jenis orchitis ini paling sering diderita oleh anak laki-laki yang berusia kurang dari 10 tahun.

Apa saja Faktor Risiko Orchitis ?

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena orchitis adalah:

  • Belum pernah mendapat vaksin gondong (Vaksin MMR)
  • Infeksi saluran kemih
  • Melakukan bedah yang berhubungan dengan alat kelamin atau saluran kemih
  • Adanya kelainan bawaan  pada saluran kemih
  • Melakukan hubungan seksual yang tidak aman.

Apa Tanda dan Gejalanya ?

Gejala yang umum terjadi biasanya seperti:

  • Sakit dan bengkak pada bagian skrotum atau testis. Gejala pembengkakan akan berlangsung dalam kurun waktu beberapa minggu setelah masa penyembuhan
  • Mual
  • Demam
  • Sakit ketika buang air kecil
  • Bagian yang terinfeksi terasa berat
  • Adanya darah pada sperma
  • Testis terasa sakit jika disentuh dan ketika berhubungan seksual.

Bagaimana Mendiagnosis Orchitis ?

Untuk melakukan diagnosis pada peradangan testis, dokter akan melakukan pemeriksaan klinis berdasarkan gejala yang ditimbulkan. Dokter juga akan melakukan beberapa tes, seperti:

  • Tes urine. 

Tes ini akan mendeteksi adanya penyakit menular seksual atau bakteri lain yang menjadi penyebab infeksi.

  • Tes darah. 

Tes ini berfungsi untuk mengetahui apakah pasien terinfeksi virus HIV, sifilis, atau penyakit menular seksual lainnya.

  • USG testis. 

Dari pemeriksaan ini, dokter dapat melihat aliran darah pada testis.

  • Pemeriksaan colok dubur. 

Dokter akan mengecek apakah ada pembengkakan atau pembesaran prostat. Pemeriksaan ini diperlukan untuk memastikan seberapa lama pengobatan antibiotik dibutuhkan pasien.

  • Pemeriksaan penyakit menular seksual. 

Dalam tes ini, dokter akan meneliti sampel cairan kelamin yang diambil dari ujung penis. Tes ini berfungsi untuk mengetahui apakah pasien terinfeksi gonore atau klamidia.

  • Tes pencitraan pada testis. 

Dalam tes ini, pelacak radioaktif dimasukkan ke aliran darah dan pemindai khusus akan memetakan aliran darah ke testis. Hasil tes ini bisa memastikan apakah pasien terkena orchitis atau tidak.

Bagaimana Pencegahan untuk Orchitis ?

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi yang menyebabkan orchitis, yaitu:

  • Selalu gunakan kondom jika tidak yakin pasangan Anda bersih dari penyakit menular seksual.
  • Konsultasikan dengan dokter agar Anda bisa mendapatkan vaksin gondongan, karena kondisi ini yang menjadi penyebab terbanyak terjadinya orchitis.

Bagaimana Pengobatannya ?

Berikut ini adalah pengobatan yang mungkin akan diterapkan  pada kasus orchitis berdasarkan jenisnya, yaitu :

  • Orchitis idiopatik.

Untuk orchitis yang tidak diketahui dengan pasti penyebabnya, dokter dapat meresepkan obat antibiotik dan antiinflamasi (antiradang).

  • Orchitis bakteri. 

Untuk orchitis yang disebabkan oleh bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik. Selain mengatasi infeksi yang terjadi, antibiotik juga berfungsi untuk mencegah penyebaran bakteri. Jika orchitis berasal dari penyakit menular seksual, tidak menutup kemungkinan bahwa pasangan dari pasien juga membutuhkan pengobatan dengan antibiotik.

  • Orchitis virus. 

Untuk mengobati orchitis yang disebabkan oleh virus, dokter akan menyarankan pemberian obat antiinflamasi nonsteroid. Untuk membantu meredakan gejala, pasien dapat mengompres skortum dengan es dan beristirahat total. Kebanyakan penderita orchitis virus akan mengalami perbaikan dalam beberapa hari.

Menganali Dan mengobati Orchitis Di Bekasi

Tempat Mengobati Penyakit Orchitis Di Bekasi

PUSAT PENGOBATAN PENYAKIT KELAMIN DENGAN HARGA TERJANGKAU

“TEMPAT PENGOBATAN ORCHITIS DI BEKASI“

KLINIK RAPHAEL BEKASI

TLP / WA : 0813 9625 4650

Konsultasi Online Gratis



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *