Gatal Pada Selangkangan Akibat Kutu
10 Agustus 2020
Waspada Ereksi Yang Berkepanjangan Atau Priapismus
18 Agustus 2020
Show all

fimosis merupakan kelainan pada penis yang belum disunat berupa kulup atau kulit kepala penis yang melekat erat pada kepala penis.

phimosis
Apa Itu Phimosis

Phimosis (fimosis) yaitu kelainan pada penis berupa kulit kepala penis atau kulup yang menempel di kepala penis, terjadi pada orang yang belum disunat. Pada bayi atau anak-anak hal tersebut merupakan suatu hal yang masih dikatakan wajar karena kulit atau kulup belum sempurna terlepas. Jangan coba untuk membantu melepaskan kulup karena beresiko malah menimbulkan parafimosis. Kulup akan secara perlahan terlepas seiring dengan bertambahnya umur namun disarankan dilakukan sunat.

Penyebab phimosis

Kondisi ini dapat dikatakan wajar terjadi pada anak yang usianya masih dibawah 3 tahun dan belum disunat. Dengan bertambahnya usia kulup akan terlepas atau melonggar dengan sendirinya. Namun jika terjadi pada orang dewasa phimosis ini menjadi tidak normal yang disebabkan oleh beberapa penyebab.

Phimosis pada orang dewasa disebabkan karena :

  1. Jaringan parut karena adanya infeksi di daerah sekitar kulup yang menyebabkan kulit akan berkurang elastisnya sehingga terbentuknya jaringan parut.
  2. Penuaan yang terjadi karena serat kolagen menurun yang membuat elastis kulit juga ikut menurun sehingga membuat kulup menempel dan susah ditarik ke belakang.
  3. Penumpukan smegma atau masa putih yang ada disekitar kepala penis terbentuk dari jaringan kulit yang telah mati dan menyebabkan kulit dikedua sisi ujung penis menempel.

Baca juga artikel tentang: Penyebab HIV dan AIDS

Gejala phimosis

Jika phimosis terjadi pada anak yang umurnya dibawah 3 tahun dan belum disunat merupakan hal normal yang biasa terjadi. Untuk phimosis yang terjadi pada orang dewasa merupakan hal yang tidak normal dan dapat menyebabkan seperti :

  1. Rasa sakit atau perih.
  2. Turunnya hasrat seksual.
  3. Kulit penis berwarna kemerahan.
  4. Pembengkakan pada kulup.

Jika gejala tersebut kamu rasakan segeralah untuk melakukan pemeriksaan. Ceritakanlah gejala yang kamu rasakan pada dokter untuk mengetahui apa yang kamu rasakan. Biasanya dokter melakukan pemeriksaan fisik pada penis yang nantinya akan menentukan pengobatan apa yang akan dilakukan.

Baca juga artikel tentang: Gatal Pada Selangkangan

Komplikasi dari phimosis

Ketika phimosis terjadi pada orang dewasa dan tidak segera dilakuakn pengeobatan ke dokter atau klinik penyakit kelamin terdekat, fimosis dapat menyebabkan komplikasi seperti :

  1. Terjadi pembusukan pada jaringan kepala penis (nekrosis).
  2. Setelah pembusukan akan menyebabkan autoamputasi kepala penis.
  3. Inflamasi di kulup penis (posthitis).

Pencegahan phimosis

Jagalah selalu kebersihan area sekitar penis terlebih pada orang dewasa yang belum disunat. Bersihkan bagian dalam ujung kulit kepala penis dengan menggunakan air (lebih bagus menggunakan air hangat) secara rutin. Pembersihan ini befungsi untuk menjaga kulup atau kulit tetap longgar juga untuk mencegah adanya infeksi.

Pengobatan phimosis

Perlu diperhatikan bagi orangtua yang anaknya mengalami kondisi phimosis, tidak disarankan untuk menarik kulup penis yang menempel secara paksa. Karena hal tersebut bukan malah membatu mengobati tetapi malah menjadi pemicu iritasi juga infeksi lain.

Sebaiknya segera lakukan pengobatan dengan dokter andrologi atau datang ke klinik penyakit kulit dan kelamin terdekat agar segera ditangai dengan tepat. Klinik Raphael merupakan pusat dari pengobatan kulit dan kelamin yang memiliki keunggulan tempat yang terjaga privasinya dengan biaya berobat yang terjangkau dan memiliki fasilitas yang memadai dalam melakukan praktek ataupun pengobatannya. Dokter akan memberikan pengobatan berdasarkan gejala, usia juga tingkat keparahan phimosis pada pasien.

Berikut beberapa pengobatan yang dapat dilakukan oleh dokter dalam upaya penyembuhan phimosis yaitu :

  1. Obat-obatan seperti kortikosteroid topikal dalam bentuk krim, gel, atau salep yang berfungsi untuk meredakan rasa sakit akibat phimosis. Pemberian obat kortikosteroid supaya dapat melenturkan kulup atau kulit kepala penis.
  2. Jika penyebab phimosis ini karena infeksi jamur, pengobatannya dapat diberikan krim anti jamur.
  3. Untuk penyebab phimosis dari infeksi bakteri, pengobatannya menggunakan antibiotik.
  4. Dokter akan menyarankan untuk dilakukan sunat terlebih jika pasien juga mengalami peradangan pada kepala penis (balanitis) atau infeksi saluran kemih.
konsultasi online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: