Gejala Cacar Air atau Herpes Varicella Zoster
26 Maret 2021
Keputihan atau Leukorrhea Yang Tidak Normal
12 April 2021
Show all

Gejala Ketika Saluran Kencing Terinfeksi

infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing atau ISK terjadi karena adanya bakteri pada organ saluran kencing. Bakteri penyebab infeksi saluran kencing dapat memengaruhi ginjal, kandung kemih, dan saluran yang mengalir di antara mereka.

Apa penyebab infeksi saluran kencing ?

Penyebab yang paling sering terjadi yaitu bakteri Escherichia coli (E.coli) yang ditemukan pada usus, walaupun penyakit ini dapat juga disebabkan oleh bakteri jenis lain.

Ketika bakteri E.coli menempel pada kulit atau menempel didekat anus, bakteri ini dapat langsung masuk ke saluran kencing dan dapat menyebar ke tempat laein pada bagian tubuh. Selain itu juga, hubungan seksual juga dapat menyebabkan cystitis.

Beberapa tanda dan gejala infeksi saluran kencing

Tanda dan gejala yang sering muncul tergantung dari organ yang diinfeksi, seperti :

  • Infeksi pada ginjal, penderita infeksi saluran kencing bisa saja demam, mual, dan muntah atau menggigil disertai nyeri punggung.
  • Terinfeksinya kandung kemih, orang yang terinfeksi akan merasakan tekanan pada pelvis depan (perut bawah), sering buang air kecil, dan kencing berdarah.
  • Infeksi pada uretra, penderita akan merasakan nyeri saat kencing dan keluarnya cairan dari uretra.
klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Baca juga : Sakit Saat Buang Air Kecil

Faktor resiko yang menyebabkan infeksi saluran kencing

  1. Jenis kelamin
    Wanita lebih rentan terkena infeksi dibandingkan dengan laki-laki, hal ini disebabkan karena uretra pada wanita lebih pendek sehingga jalur bakteri menuju kandung kemih lebih pendek.
  2. Hubungan seksual yang tidak aman
    Melakukan hubungan seksual yang tidak aman bisa menyebabkan wanita atau laki-laki terkena infeksi saluran kemih. Hal ini bisa terjadi karena bakteri penyebab ISK bisa berada di kulit kelaminn dan menyebar atau berpindah saat berhubungan seksual.
  3. Penggunaan alat kontrasepsi
    Wanita yang menggunakan alat kontrasepsi kehamilan seperti spremisida berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini.
  4. Menopause
    Penurunan kadar estrogen dapat menyebabkan perubahan pada tubuh saat berkemih sehingga lebih rentan terhadap infeksi yang disebabkan setelah menopause.
  5. Saluran kencing yang tidak normal
    Bayi dapat mengeluarkan kencing yang tidak normal karena lahir dengan malformasi saluran kencing (pertumbuhan arteri dan vena yang tidak normal).
  6. Penyumbatan pada saluran kencing
    Terjadi pembesaran prostat dalam saluran kencing yang disebabkan karena batu dan dapat menyebabkan indeksi di saluran kandung kemih.
  7. Pemakaian kateter
    Orang yang tidak dapat mengeluarkan air kemih dengan normal atau harus menggunakan kateter sebagai alat bantu berkemih menjadi lebih rentan terinfeksi saluran kemih.
  8. Arah membersihkan saluran kencing yang salah
    Dengan membersihkan anus terlebih dahulu lalu ke saluran kencing, maka biasanya bakteri yang ada pada anus akan berpindah ke saluran kencing dan menyebabkan infeksi.

Bagaimana cara pencegahan infeksi ini ?

Infeksi saluran kencing ini dapat dicegah melalui beberapa cara yang dapat dilakukan sehari-hari, di antaranya:

  • Banyak minum air putih
  • Sebelum berhubungan intim sebaiknya membersihkan oragan intim terlebih dahulu
  • Penggunaan celana dalam yang longgar dan berbahan lembut seperti bahan katun.

Cara pengobatan infeksi saluran kencing

Dokter biasanya akan memberikan obat pereda nyeri saat berkemih selama 3 sampai 10 hari.

Perlu diingat, sangat penting untuk minum antibiotik sampai habis sesuai yang dianjurkan dokter. 

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: