Depresi Pengaruhi Hubungan Seks
13 Februari 2019
Cara Mengobati Gonore atau Kencing Nanah
19 Februari 2019

Kenapa Vagina Gatal

Gatal pada kulit menjadikan kondisi yang tidak nyaman saat melakukan aktifitas terlebih jika gatal terjadi pada vagina. Mungkin jika diurutkan gatal pada vagina ini menduduki posisi paling atas dibandingkan gatal pada badan lainnya. Seperti ada semut dicelana dan mungkin agak susah untuk menggaruknya. Jadi kenapa vagina bisa gatal ? atau apa yang menyebabkan vagina bisa gatal. Oleh karenanya bagi wanita menjaga kebersihan area kewanitaan sangatlah penting untuk menghindari gatal pada vagina, iritasi atau bahkan sampai iritasi.

Merawat kesehatan vagina menjadi sebuah kewajiban bagi wanita. Vagina yang sehat mengandung banyak bakteri yang menguntungkan dan bersifat asam. Hal tersebut merupakan untuk mencegah terjadinya infeksi virus dan untuk mempertahankan tingkat pH (tingkat keasaman) yang normal. Ciri-ciri vagina sehat diantaranya yang mengeluarkan cairan yang berfungsi untuk membersihkannya. Namun vagina juga dapat mudah terinfeksi bakteri-bakteri jahat juga penyakit menular seksual.

Penyebab gatal pada vagina

Berikut beberapa penyebab kenapa vagina bisa sangat gatal seperti :

Dermatitis kontak

Adanya ruam gatal kemerahan yang terjadi ketika kulit tersentuh dengan sesuatu yang dapat menyebabkan reaksi alergi. Mungkin saja diakibatkan karena anda telah mengganti detergen yang menyebabkan gatal pada vagina. Tidak hanya karena detergen untuk mencuci pakaian yang menyebabkan gatal tetapi banyak hal juga yang jadi penyebabnya.

Yang memnugkinkan penyebab gatal pada vagina yaitu :

  1. Bantalan beraroma
  2. Spermisida dan pelumas
  3. Getah
  4. Celana jeans atau akibat pakaian dalam yang ketat
  5. Kertas toilet yang beraroma
  6. Sampu serta sabun mandi.

Baca Juga : Tips Merawat Kebersihan Kelamin Pada Wanita

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Bakterial vaginosis

Karena diakibatkan oleh bakteri jahat yang tumbuh secara berlebih di area vagina. Para wanita memang beresiko mengalami vaginosis baik ia pernah melakukan hubungan seksual maupun belum. Jika tidak segera melakukan pengobatan, vaginosis dapat menyebabkan penyakit lain seperti radang panggul dan komplikasi lainnya. Untuk gejala vaginosis diantaranya seperti :

  1. Gatal pada vagina
  2. Keputihan abnormal
  3. Sakit ketika buang air kecil.

Perubahan hormon

Hormon dapat berfluktuasi pada saat Anda sedang keadaan menopause, kehamilan, haid dan sedang minum pil, kondisi seperti dapat menyebabkan vagina mengalami iritasi. Maka dari itu saat Anda sedang haid harus diperhatikan produk pembalut yang Anda gunakan karena pembalut dapat menyebabkan iritasi.

Mencukur bulu kemaluan

Mencukur dapat membuat area vagina menjadi bersih namun mencukur juga dapat menyebabkan folikel iritasi dan gatal pada vagina. Jika tidak dilakukan dengan benar mencukur pada area sensitif seperti vulva akan menyebabkan luka seperti terbakar. Maka dari itu ketika mencukur gunakan gel pendingin seperti lidah buaya dan perhatikan kulit Anda sedang tidak kering.

Baca Juga : Tempat Operasi Selaput Dara Di Cikarang

Gejala lain yang perlu diperhatikan ketika vagina gatal

Gatal yang normal pada vagina biasanya hanya berlangsung kurang dari 1 minggu namun jika gatal lebih dari seminggu bahkan semakin parah dengan adanya gejala lain, maka anda perlu curiga. Karena dikhawatirkan gatal tersebut malah menjadi pertanda bahwa vagina Anda sedang terinfeksi penyakit lainnya. Keluhan yang dimaksud seperti :

  1. Adanya cairan abnormal yang keluar dari vagina.
  2. Sakit atau perih ketika buang air kecil (disuria).
  3. Pembengkakan disertai pendarahan.
  4. Rasa yang tidak nyaman pada vagina.

Ketika vagina Anda gatal dan disertai gejala diatas maka sebaiknya Anda harus berkonsultasi dengan dokter atau anda bisa berkonsultasi dengan Klinik Raphael untuk mengetahui penyebab pastinya. Anda bisa menjelaskan gejala seperti apa saja pada staff medis Klinik raphael atau Klinik Penyakit Kelamin untuk membantu kami mendiagnosis penyakit apa yang Anda rasakan.

Pencegahan supaya terhindar dari gatal pada vagina

Untuk itu maka perhatikan hal berikut ini yang dapat menyebabkan vagina gatal sehingga Anda dapat mencegahnya. Pencegahan yang dapat dilakukan seperti :

  1. Hindari menggunakan tisu, pembalut juga pembersih vagina yang mengandung bahan pewangi.
  2. Gunakan air besih kalau perlu air hangat untuk membershihkan vagina.
  3. Dalam membersihkan vagina disarankan dari arah depan ke belakang, bertujuan untuk menghindari berpindahnya kuman dan bakteri pada anus ke vagina.
  4. Ganti secara rutin pembalut saat haid terlebih jika dirasa sudah lembab.
  5. Jangan memakai pakaian dalam yang ketat.
  6. Walaupun gatal usahakan jangan menggaruk untuk menghindari iritasi yang lebih parah.
  7. Ganti pakaian setelah melakukan aktivitas yang berlebih seperti sehabis melakukan olahraga.

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

 

Konsultasi Online Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: