Infeksi Tinea Cruris dan Bagaimana Mengobatinya
28 November 2019
Tempat Pengobatan Kutil Kelamin Murah di Bekasi
13 Januari 2020
kencing batu
kencing batu

Batu gintal atau nephrolithiasis dapat terjadi pada seseorang ketika adanya pembentukan materi yang cukup keras yang menyerupai batu minirel dan garam pada ginjal. Batu ginjal atau kencing batu ini berukuran sangat kecil yang berukuran hanya sekitar beberapa inci saja. Proses terjadinya kencing batu ini pada saluran urine, ginjal, saluran kemih dari ginjal ke kandung kemih (ureter), serta saluran kemih yang membawa urine ke luar tubuh.

Penyebab terjadinya kencing batu

Batu ginjal terjadi karena air kencing atau urine pada seseorang terlalu banyak mengandung bahan kimia seperti asam urat, kalsium, sistin, struvite. Kencing batu ini penyebabnya dapat beberapa kondisi seperti :

  1. Kurangnya konsumsi air putih.
  2. Berat badan yang berlebih.
  3. Akibat efek samping dari operasi di organ pencernaan.

Gejala terjadinya kencing batu

Penyakit kencing batu ini baru akan menimbulkan gejala ketika batu tersebut berpindah ke tabung (yang menghubungkan saluran kemih dan ginjal). Pada saat batu sudah berada di tabung maka gejala yang muncul yaitu :

  1. Terasa sakit dibagian bawah tulang rusuk.
  2. Sakit meluas sampai ke perut.
  3. Sakit saat buang air kecil atau disuria.
  4. Sering buang air kecil.
  5. Air kemih yang berwarna merah, coklat atau merah muda.
  6. Urine yang berbau busuk.
  7. Mual sampai muntah.
  8. Ketika buang air kecil, urine yang keluar sedikit.
  9. Buang air kecil menjadi lebih sering dari biasanya.

Jenis batu yang menyebabkan kencing batu

  • Tumpukan kalsium

Batu yang menyebkan batu ginjal ini mengandung kalsium yang berlebih akibat buangan dari tulang dan otot lalu pergi ke ginjal. Umumnya ekstra kalsium bersama dengan sisa urin dapat dikeluarkan oleh ginjal. Namun kencing batu ini terjadi ketika ekstra kalsium tidak keluar dan tersimpan pada ginjal dan menjadi batu ginjal. Kalsium yang tersimpan bercampur dengan limbah lain yang nantinya menjadi batu.

  • Asam urat tinggi

Jika air kemih atau urine mengandung terlalu banyak asam nantinya akan membentuk batu asam urat yang banyak terjadi pada orang yang sering mengkonsumsi terlalu banyak ikan, daging dan kerang.

  • Infeksi ginjal

Jika ginjal Anda terinfeksi, maka akan terbentuk batu struvite.

  • Faktor genetik

Jika Anda mengalami kelainan genetik yang diturunkan dari orang tua akan menyebabkan batu sistin bocor melalui ginjal menuju urine.

Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Faktor risiko kencing batu

Ada beberapa faktor resiko seseorang lebih tinggi terkena penyakit kencing batu atau batu ginjal ini yaitu :

  1. Kekurangan cairan atau dehidrasi dapat meningkatkan resiko terkena kencing batu terlebih jika ia tinggal di tempat yang panas dan juga sering berkeringat.
  2. Sering mengkonsumsi makanan tinggi protein, gula dan natrium.
  3. Berat badan yang berlebih atau obesitas.
  4. Efek samping dari operasi pada bagian pencernaan.

Baca juga : Gejala Ketika Saluran Kencing Terinfeksi

Pencegahan

Maka dari itu perlu Anda ketahui bagaimana cara untuk mencegah agar Anda terhindar dari infeksi ginjal atau kencing batu ini. Berikut cara untuk mencegahan terjadinya batu ginjal atau kencing batu. Mengknsumsi air putih yang banyak untuk menjaga urine tetap encer. Tujuannya supaya mencegah menumpuknnya kristal yang nantinya akan menjadi batu. Konsumsi air putih setidaknya dalam sehari harus 2 sampai 3 liter.

Bagi sebagian orang dengan kandungan bahan-bahan kimia tertentu yang cukup tinggi maka disarankan :

  1. Hindari makanan tau minuman yang banyak mengandung kalsium oksalat seperti bayam dan kopi.
  2. Menurunkan kristal asam urat dengan obat-obatan.
  3. Berkonsultasi dengan dokter.

Pengobatan

Pengobatan batu ginjal ini harus dilakukan berdasarkan kondisi pasien, karena pengobatannya dapat berbeda-beda berdasarkan gejala yang dirasakan. Untuk pengobatannya dapat dilakukan beberapa cara seperti :

  1. Pemberian obat-obatan.
  2. Ureteroskopi atau prosedur pemecahan batu ginjal
  3. Bedah terbuka.
  4. Prosedur extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL) atau percutaneous nephrolithotomy.
konsultasi online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: