

Tes infeksi menular seksual (IMS) sering kali dianggap hanya perlu bagi yang mengalami gejalanya saja, padahal anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dokter dapat merekomendasikan tes infeksi menular seksual bagi kamu yang aktif secara seksual, memiliki lebih dari satu pasangan, atau pernah melakukan hubungan seksual tanpa keamanan.
Petugas medis melakukan pemeriksaan menggunakan tes darah, tes urine, atau swab sesuai jenis infeksi yang spesifik.
Semakin cepat suatu IMS terdeteksi, semakin besar peluang pengobatan berjalan efektif dan komplikasi dapat kamu cegah.
Sayangnya, banyak orang baru melakukan pemeriksaan infeksi menular seksual ketika gejalanya sudah berat, seperti keluar nanah dari kelamin, muncul luka yang sulit sembuh, nyeri hebat saat buang air kecil, hingga benjolan pada area genital.
Bahkan tidak sedikit penderita yang sama sekali tidak merasakan gejala, tetapi tetap dapat menularkan infeksi kepada pasangan tanpa menyadarinya.
Oleh karena itu, pemeriksaan IMS menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan diri sendiri maupun pasangan.
Skrining infeksi menular seksual sejak awal muncul gejala IMS adalah proses mendeteksi adanya infeksi menular seksual sedini mungkin, bahkan sebelum muncul gejala yang jelas.
Dokter biasanya akan melakukan beberapa tahapan dalam pemeriksaan penyakit menular seksual seperti:
Pemeriksaan atau tes penyakit kelamin ini dilakukan sesuai dengan keluhan dan faktor risiko masing-masing pasien.
Salah satu alasan utama mengapa pemeriksaan kesehatan seksual sejak awal muncul gejala sangat penting adalah karena banyak penyakit menular seksual tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.
Seseorang dapat terlihat sehat, merasa baik-baik saja, namun sebenarnya sudah membawa infeksi.
Berikut ini berapa IMS yang sering tidak bergejala meliputi:
Tanpa deteksi dini infeksi menular seksual, infeksi dapat berkembang selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Infeksi yang tidak segera mendapat pengobatan dari dokter dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius.
Pada wanita dapat menyebabkan:
Pada pria dapat menyebabkan:
Beberapa IMS juga dapat meningkatkan risiko infeksi lain apabila tidak segera mengobatinya.
Selain itu, penularan penyakit menular seksual dapat terjadi melalui:
Dengan mengetahui kondisi lebih awal, maka dapat segera melakukan pengobatan sehingga mengurangi risiko penularan kepada pasangan.
Semakin cepat mengetahui apa penyebab infeksinya, maka semakin mudah dan efektif untuk penanganannya.
Beberapa jenis IMS akibat bakteri bahkan dapat sembuh dengan pengobatan yang tepat apabila melakukan pengobatan sejak awal terinfeksi atau bergejala.
Sebaliknya, infeksi yang sudah berlangsung lama biasanya membutuhkan penanganan lebih kompleks dan waktu pemulihan yang lebih lama.
Jika membiarkan infeksi, maka dapat terus berkembang dan bisa merusak:
Kerusakan tersebut dapat bersifat permanen apabila tidak segera mendapat pengobatan dari dokter.
Bagi wanita hamil, pemeriksaan laboratorium IMS sangat penting karena beberapa infeksi dapat menular kepada janin.
Selanjutnya, risiko yang dapat terjadi antara lain:
Oleh karena itu, cek infeksi menular seksual sejak awal infeksi muncul dapat membantu dokter memberikan penanganan yang sesuai untuk melindungi ibu dan bayi.
Sebaiknya kamu melakukan tes penyakit kelamin atau IMS jika kamu:
Meski tidak memiliki gejala, pemeriksaan tetap dapat dipertimbangkan jika terdapat faktor risiko tersebut.
Segera lakukan pemeriksaan apabila mengalami:
Semakin cepat mendapatkan pemeriksaan, maka semakin baik hasil pengobatannya.
Tidak sedikit orang merasa malu untuk melakukan pemeriksaan, padahal pemeriksaan IMS dengan Klinik Raphael itu nyaman juga tetap menjaga privasi pasien.
Dokter akan menentukan jenis pemeriksaan berdasarkan keluhan, riwayat kesehatan, dan faktor risiko.
Dalam beberapa kasus, pemeriksaan hanya memerlukan sampel urine atau darah. Dalam beberapa kasus, dokter bisa mengambil sampel cairan dari area yang diduga terinfeksi.
Kami dari tim medis menjalankan seluruh proses secara profesional guna memperoleh diagnosis yang tepat, sehingga pengobatan diberikan sesuai penyebab infeksi.
Masih banyak orang yang menunda pemeriksaan karena berpikir:
Padahal, tidak semua IMS menimbulkan gejala sejak awal. Menunggu hingga muncul keluhan berat justru dapat membuat pengobatan menjadi lebih sulit dan meningkatkan risiko komplikasi maupun penularan kepada pasangan.
Selain berdampak pada kesehatan fisik, keterlambatan melakukan pemeriksaan IMS juga dapat memengaruhi kondisi emosional seseorang.
Kondisi ini menyebabkan rasa cemas, takut, malu, dan khawatir menularkan infeksi kepada pasangan setelah gejala memburuk atau diagnosis baru diketahui.
Tidak sedikit orang yang akhirnya menyesali keputusan menunda pemeriksaan karena penyakit telah berkembang menjadi lebih serius.
Kekhawatiran terhadap kesuburan, hubungan dengan pasangan, hingga biaya pengobatan yang semakin besar dapat menjadi beban psikologis yang sebenarnya bisa mencegahnya melalui deteksi awal.
Sebaliknya, melakukan pemeriksaan sejak awal memberikan ketenangan karena kondisi kesehatan dapat diketahui secara pasti.
Jika pemeriksaan menunjukkan infeksi menular seksual, dokter segera memulai pengobatan untuk meningkatkan peluang sembuh dan menekan risiko komplikasi.
Pemeriksaan dan tes IMS merupakan langkah penting untuk mendeteksi infeksi sebelum menimbulkan komplikasi serius.
Karena banyak IMS tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, pemeriksaan menjadi cara terbaik untuk memastikan kondisi kesehatan organ reproduksi.
Semakin cepat kita mengetahui infeksi, semakin besar peluang pengobatan berhasil, sehingga risiko penularan ke pasangan berkurang dan komplikasi yang memengaruhi kualitas hidup dapat dicegah.
Jangan menunggu hingga muncul gejala berat. Jika kamu memiliki faktor risiko atau merasakan perubahan pada area intim, segera konsultasikan dengan dokter agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Jika kamu mengalami keluhan seperti nyeri saat buang air kecil, keluar cairan yang tidak biasa dari area intim, luka, benjolan, kutil, keputihan berbau, atau memiliki kekhawatiran terkait risiko Infeksi Menular Seksual (IMS), jangan menunda untuk melakukan pemeriksaan.
Di Klinik Raphael, kamu dapat berkonsultasi dengan dokter secara profesional dalam suasana yang nyaman dan mengutamakan privasi pasien.
Pemeriksaan sesuai indikasi medis untuk membantu menemukan penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang tepat.
Deteksi sejak awal dapat membantu mencegah komplikasi, mengurangi risiko penularan kepada pasangan, serta meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.
Segera jadwalkan konsultasi apabila kamu memiliki gejala atau faktor risiko IMS agar mendapatkan penanganan yang sesuai sedini mungkin.
Referensi:
Medline Plus. Sexually Transmitted Infection (STI) Tests. Akses dari: https://medlineplus.gov/lab-tests/sexually-transmitted-infection-sti-tests/
Private STI Clinic London. Instant STI Testing: Which Infections Can Be Detected on the Spot?. Akses dari: https://www.sticlinic.co.uk/blog/instant-sti-testing-infections-detected-on-the-spot
American Sexual Health Association. STI Testing: Fast Facts. Akses dari: http://ashasexualhealth.org/get-tested/
Sandyford. Testing for STIs (sexually transmitted infections). Akses dari: https://www.sandyford.scot/services/testing-for-stis/