Radang Kepala Penis atau Balanitis
7 Juni 2021
Cara Mengatasi Vagina Kering Saat Hubungan Intim
14 Juli 2021
pemeriksaan kolposkopi

Pemeriksaan kolposkopi yaitu prosedur sederhana yang bertujuan untuk memeriksa serviks atau mulut rahim untuk mendeteksi penyakit menular seksual. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai cara untuk mengetahui serviks Anda sedang terinfeksi penyakit menular seksual atau tidak. Penyakit yang dimaksud diantaranya seperti kutil kelamin, kanker pada vagina dan radang pada serviks.

Kapan harus melakukan pemeriksaan kolposkopi ?

Setelah seorang wanita sudah melakukan tes skrining untuk mendeteksi kanker serviks yang abnormal maka selanjutnya dilakukan pemeriksaan kolposkopi. Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari tes skrining yang sudah dilakukan. Seperti, pap smearHuman Papilloma Virus (HPV), ataupun area abnormal yang terlihat pada serviks dan sekitar vagina.

Ketika sudah melakukan pap smear dan hasilnya menunjukkan adanya pra kanker serviks yang diakibatkan oleh infeksi HPV pada leher rahim. Dengan hasil pemeriksaan pap smear seperti itu maka pemeriksaannya menunjukkan abnormal. Setelahnya dilakukan biopsi berdasarkan ukuran, jenis dan lokasi sel abnormal untuk menentukan seberapa parah dan membantu untuk menentukan pengobatan apa yang tepat.

Baca juga : Kanker Serviks – Pencegahan Gejala dan Pengobatan

Anda dapat langsung berkonsultasi gratis dengan klinik raphael melalui whatsapp atau telepon seluler dengan cara mengklik salah satu gambar dibawah ini.

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Bagaimana pemeriksaan kolposkopi itu ?

Pemeriksaan kolposkopi ini memang membuat Anda sedikit tidak nyaman dan aktu yang dibutuhkan dalam melakukan pemeriksaan kolposkopi biasanya sekitar 5 sampai 10 menit. Alat yang digunakan untuk pemeriksaan kolposkopi berupa spekulum yang berfungsi untuk melihat serviks dengan cara membuka vagina. Pemeriksaan juga dapat melalui pemeriksaan pap smear, juga untuk melihat serviks dengan cara menggunakan colposcope seperti mikroskop. Alat ini dipasangan di atas dudukan yang tidak menyentuh kulit Anda.

Biasanya dokter kelamin yang melakukan pemeriksaan akan memberikan dan mengoleskan larutan asam asetat ke leher rahim atau serviks. Pemeriksaan atau prosedur tersebut dapat membantu untuk melihat area yang diduga abnormal yang membuatnya lebih mudah dilihat dengan colposcope.

Selama proses melakukan prosedur kolposkopi, dokter kelamin biasanya dapat mengeluarkan sebagian kecil jaringan abnormal atau biopsi dari vagina atau serviks. Selanjutnya sampel yang telah diambil akan dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Penjelasan dari hasil tes kolposkopi

Sampel yang dibawa ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan lanjut biasanya membutuhkan waktu beberapa hari atau lebih untuk mendapatkan hasilnya. Setelah hasil tes laboratorium sudah keluar maka hasilnya ada dua yaitu :

  • Normal

Hasil normal ini menunjukkan vagina dan serviks terlihat normal yaitu karena larutan cuka atau iodine tidak adanya bagian yang bermasalah pada jaringan.

  • Abnormal

Sebaliknya dari hasil sampel normal, hasil abnormal ini menunjukkan bahwa larutan cuka atau iodine menjelaskan kalau ada bagian jaringan yang sedang tidak normal. Hasil abnormal ini bisa saja menunjukkan bahwa adanya masalah seperti kutil kelamin atau infeksi lainnya yang ada pada vagina atau serviks. Atau bahkan hasil yang abnormal tersebut dapat menandakan adanya masalah kanker yang cenderung dapat mudah berkembang.

Anda dapat langsung berkonsultasi gratis dengan klinik raphael melalui whatsapp atau telepon seluler dengan cara mengklik salah satu gambar dibawah ini.

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: