Bagaimana Tanda dan Gejala Chancroid
20 Oktober 2020
sakit-kencing
Gejala Gonore Yang Dialami Oleh Pria
26 Oktober 2020
uretritis non gonore
uretritis

Uretritis non gonore merupakan peradangan yang terjadi pada saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke luar atau bisa disebut dengan peradangan pada uretra. Peradangan pada uretra ini adalah salah satu penyakit menular seksual yang penularannya akibat hubungan seksual yang tidak aman.

Orang yang mempunyai banyak pasangan seksual kemungkinan tertular penyakit uretritis non gonore sangatlah besar. Penyakit uretritis ini termasuk dalam salah satu infeksi menular seksual.

Sesuai dengan namanya penyebab infeksi ini terjadi bukanlah karena penyakit gonore. Namun penyebab pada umumnya yaitu disebabkan oleh infeksi bakteri Chlamydia trachomatis yang penularannya melalui hubungan seksual.

Penyebab Infeksi Uretritis non Gonore

Selain penyebabnya karena infeksi bakteri Chlamydia trachomatis ada bakteri lain yang dapat menyebabkan penyakit yaitu:

  • Infeksi Bakteri lain seperti Neisseria gonorrhoeae, Mycoplasma genitalium, dan Ureaplasma urealyticum. Infeksi bakteri ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi.
  • Beberapa virus juga dapat menyebabkan uretritis non gonore, termasuk virus herpes simplex.
  • Penggunaan produk kimia tertentu seperti spermisida, sabun dengan bahan kimia keras, atau produk kebersihan wanita yang mengandung parfum dapat menyebabkan iritasi pada uretra dan menyebabkan infeksi ini.
  • Faktor kondisi medis non-infeksi seperti gangguan autoimun atau trauma pada uretra juga dapat menyebabkan peradangan pada uretra.

Cara Penularan yang Harus Diketahui

  • Banyak pasangan seksual
  • Berhubungan seks tanpa kondom
  • Akibat melakukan aktivitas seks anal
  • Tidak mengetahui riwayat seksual pasangan
  • Mengonsumsi narkoba melalui berbagi jarum suntik

Bagaimana Tanda Seseorang Terinfeksi ?

Penyakit ini muncul gejala awalnya terjadi pada 1 sampai 5 hari setelah seseorang terinfeksi. Namun beberapa orang yang terinfeksi tidak mengalami gejala-gejala, biarpun begitu kebanyak orang yang sudah terinfeksi mengalami gejala-gejala diantaranya seperti:

  • Air urine yang berwarna keruh
  • Sering buang air kecil dengan rentang waktu yang sebentar
  • Bengkak disertai rasa gatal dan panas ada penis atau buah zakar
  • Sakit pada penis saat melakukan hubungan seksual
  • Sensasi terbakar atau rasa panas saat buang air kecil
  • Keluarnya cairan dari penis (bisa berupa cairan putih, kuning, atau hijau)
  • Nyeri atau ketidaknyamanan saat buang air kecil
  • Buang air kecil lebih sering dari sebelumnya
klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Bagaimana Dokter Mendiagnosis Penyakit Ini

Saat pria berobat dan menjelaskan tentang gejala-gejala yang dialami seperti yang sudah dijelaskan maka dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik diarea perut, kandung kemih, skrotum dan penis. Sementara itu jika pada wanita pemeriksaan dilakukan pada area perut dan panggul.

Untuk lebih memastikan dalam mengdiagnosisnya, dokter kelamin akan memberikan beberapa jenis tes untuk diagnosis seperti:

  1. Urinalisis atau tes urine dan kultur pada urine, tes ini dimaksudkan untuk mengecek ada tidaknya bakteri Chlamydia trachomatis.
  2. Pengecekkan darah, tes ini juga dimaksudkan untuk mengecek keberadaan dari virus penyakit menular seksual dengan tes yang meliputi hitung darah lengkap dan protein C-reaktif.
  3. Tes kehamilan, tes dilakukan bagi wanita yang melakukan hubungan seksual tanpa pengaman.
  4. Cek rektal atau vaginal (rectal swab atau vaginal swab), juga dimaksudkan untuk dapat mengecek virus yang menyebabkan uretritis non gonore.

Faktor Resiko Seseorang Mudah Terinfeksi

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan orang mudah terinfeksi kasus uretritis ini yaitu:

  • Mempunyai banyak pasangan seksual
  • Melakukan hubungan seksual yang tidak aman atau tidak menggunakan kondom
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah

Pencegahan yang Bisa Dilakukan

  • Jaga kebersihan diri dengan cermat
  • Praktik seks yang aman dengan menggunakan kondom saat berhubungan badan
  • Hindari penggunaan produk kimia yang berpotensi menyebabkan iritasi pada area genital

Jika kamu mengalami gejala uretritis atau memiliki kekhawatiran kesehatan yang terkait, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk evaluasi dan penanganan yang tepat. Melakukan tindakan medis yang cepat dan tepat adalah kunci untuk mencegah komplikasi dan memastikan pemulihan yang optimal.

Baca juga tentang : Ketahui Gejala dan Pengobatan Vaginosis Bakterialis

Komplikasi yang Mungkin Muncul

Jika uretritis non gonore tidak diobati dengan cepat dan tepat, atau jika pengobatan tidak dilakukan dalam waktu yang sesuai, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius. Beberapa komplikasi yang mungkin timbul termasuk:

  • Jika infeksi tidak diatasi, bakteri dapat menyebar dari uretra ke organ lain dalam sistem reproduksi seperti rahim, indung telur (ovarium), atau prostat pada pria. Ini dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius, seperti infeksi saluran reproduksi (PID) pada wanita atau prostatitis pada pria.
  • Menyebabkan penyumbatan saluran tuba, yang mengganggu perjalanan sel telur menuju rahim dan dapat menyebabkan infertilitas atau kesulitan untuk hamil.
  • Beberapa jenis uretritis non gonore seperti yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis dapat menyebabkan penyakit reaktif artritis. Kondisi ini menyebabkan peradangan pada sendi, kulit, dan mata.
  • Jika pengobatan tidak dilakukan dengan baik, atau jika kamu terus terpapar dengan penyebab uretritis, infeksi dapat kambuh dan gejala akan muncul kembali.
  • Epididimitis, saat setelah infeksi meradang. Epididimis adalah struktur seperti tali di sepanjang testis. Kondisi ini dapat menyebabkan kemandulan dan rasa sakit jika tidak diobati.

Jangan ragu untuk mencari bantuan medis dan berkonsultasi dengan tenaga medis kesehatan jika kamu memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai infeksi NGU ini. Mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat dapat membantu kamu menjalani hidup yang lebih sehat dan mengurangi risiko komplikasi.

Cara Pengobatan Uretritis non Gonore

Ketika kamu terinfeksi penyakit uretritis non gonore ini dalam pengobatannya tidak hanya kamu tetapi padangan kamu juga harus dilakukan pengecekan. Hal tersebut dilakukan agar dapat mendeteksi bahwa ia juga terinfeksi atau tidak. Pengobatan infeksi ini dapat menggunakan obat antibiotik, tentunya sesuai resep yang sudah diberikan oleh dokter.

Untuk pengobatan yang dapat dilakukan di rumah bisa mencoba dengan air hangat beberapa kali dalam sehari, juga obat pereda nyeri. Saat terinfeksi penyakit ini hindari untuk tidak melakukan hubungan seksual dengan pasangan karena untuk mencegah penularannya.

pengobatan-gonore-di-bekasi
konsultasi online gratis

Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan pelayanan terbaik

X
konsultasi dokter
pengumuman libur lebaran