

Masturbasi mungkin sudah menjadi kegiatan yang umum dilakukan bagi wanita. Karena kegiatan masturbasi ini merupakan cara yang aman untuk mengeksplorasi tubuh, mencari kesenangan serta untuk melepaskan hasrat sesksual.
Tidak hanya dilakukan oleh kaum pria saja tetapi hal ini juga dapat dilakukan oleh wanita. Tetapi ada juga orang yang beranggapan bahwa masturbasi merupakan ketergantungan (candu), penyakit fisik, dan gangguan psikologis.
Tidak ada efek samping yang berbahaya dari masturbasi ini, tetapi wanita dengan masturbasi yang berlebihan khawatir akan dapat merusak hubungan dengan pasangan dan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan masturbasi bagi wanita dapat menjadi normal, menyenangkan juga menyehatkan jika masturbasi tidak berlebihan dan masih sewajarnya.
Berikut ini kami akan coba jelasnya manfaat masturbasi bagi wanita, antara lain:
Karena dengan masturbasi wanita menjadi tidak sering berganti pasangan seksual. Hubungan sepeti itu bisa saja akan menimbulkan infeksi penyakit menular seksual atau kehamilan sebelum pernikahan.
Produksi hormon endorfin akan meningkat ketika wanita melakukan masturbasi. Hormon endorfin ini merupakan hormon yang dapat memicu perasaan senang.
Hormoon kortisol dengan jumlah kecil dapat keluar dari tubuh melalui masturbasi, hormon tersebut yang membantu menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Setelah melakukan masturbasi, maka saraf yang tegang di otak akan menjadi lebih santai sehingga kualitas tidur menjadi lebih baik dan tidur menjadi nyeyak.
Kuatnya otot pelvis dapat bermanfaat bagi sistem reproduksi pada wanita, kegiatan masturbasi ini dapat meperkuat otot pelvis.
Orgasme menjadi salah satu solusi untuk meredakan sakit kepala, walaupun tidak benar-benar menyembuhkan secara total tetapi masturbasi dapat mengurangi efek dari sakit kepala migrain.
Baca juga : Inilah Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Vagina
Sebenarnya kegiatan masturbasi tidak memiliki efek samping yang serius, tapi ada beberapa efek samping masturbasi yang harus diperhatikan, seperti:
Jika melakukan masturbasi terus menerus akan mengurangi tingkat sensitivitas terhadap hubungan seksual dengan pasangannya terlebih untuk para pria.
Bagi anda yang ingin melakukan aktivitas masturbasi ini harus memperhatikan beberapa hal agar aman, seperti:
Memang masturbasi menjadi alternatif yang bisa menjadi cara lain untuk mengenal tubuh sendiri dan aktivitas yang wajar.
Namun perlu memperhatikan dalam melakukannya selalu dengan cara yang sehat dan tidak berlebihan.
Kalau punya pertanyaan atau merasa ragu, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan Klinik Raphael.