Manfaat Masturbasi Bagi Wanita
20 Januari 2021
Penyebab Salpingitis atau Radang Panggul
2 Februari 2021
cara memperbesar penis
Ilustrasi (Foto: iStock)

Cara memperbesar penis banyak pria yang ingin mengetahuinya karena ia ingin membuat pasangan menjadi lebih puas dengan ukuran penis yang besar.

Ukuran penis seringkali menjadi patokan kejantanan seorang pria. Bagi pria ukuran penis yang besar menjadi salah satu kebanggan yang dapat menambah kepercayaan diri terhadap pasangannya

Fakta mengenai memperbesar penis

Banyak pria yang berusaha mencari dara agar dapat memperbesar penisnya. Tapi harus tetap berhati-hati karena faktanya, cara memperbesar penis yang selama ini dilakukan tidak efektif malah beresiko membuat bahaya penisnya.

Pengobatan gonore
konsultasi online gratis
Telepon Klinik kelamin Raphal
konsultasi online gratis

Beberapa alat dan cara memperbesar penis yang sudah populer serta fakta kebenaran dari hal tersebut, seperti:

Vacuum pump

Alat ini dikatakan dapat menambah ukuran pada penis, bentuknya seperti tabung dengan cincin yang nantinya akan dimasukan penis kedalamnya. Cara kerja dari vacuum pump ini yaitu dengan memompa udara keluar sehingga membuat tekanan. Proses tersebut membuat darah masuk ke dalam penis dan menyebabkan pembesaran atau terjadinya bengkak. Cincin akan dipasang di bawah penis yang bertujuan agar mencegah darah keluar.

Pembesaran ini hanya bertahan sementara biasanya dalam waktu 24 jam saja. Memang pada fungsinya vacuum pump lebih sering digunakan untuk masalah impotensi dari pada untuk memperbesar penis. Efek samping dari penggunaan vacuum pump yang berlebih, dapat membuat kerusakan pada jaringan penis, masalah ereksi, sakit serta bengkak bahkan dapat merobek pembuluh darah.

Pil, suplemen, minuman, dan salep

Obat ini menjadi salah satu cara alternatif dalam cara membesarkan penis yang sudah terkenal di masyarakat. Pil, suplemen, minuman, dan salep tersebut umumnya mengandung mineral, tanaman herbal, hormon, ataupun vitamin tertentu yang diumbar-umbar mampu meningkatkan ukuran alat vital. Faktanya, pil, suplemen, minuman, dan salep tersebut banyak yang tidak terbukti efektif dan bahkan berpotensi merusak kesehatan karena berinteraksi dengan obat-obatan lain atau ketika tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Penjepit dan cincin

Penjepit dan cincin digunakan pada bagian bawah penis saat sedang ereksi untuk menahan darah di penis. Alat ini bertujuan untuk meregangkan dan memperpanjang penis. Serupa dengan vacuum pump, alat ini hanya memperbesar penis secara sementara.

Bedah penis dan Filler

Operasi untuk memperbesar penis umumnya hanya dilakukan jika seorang pria menderita mikropenis atau memiliki ukuran penis lebih kecil dari 7,5 centimeter saat direnggangkan.Biasanya, bedah penis hanya dilakukan untuk meningkatkan fungsi alat vital atau sebagai penanganan karena cedera. Bedah penis hanya bisa memanjangkan penis sebanyak kurang lebih satu centimeter.Bedah penis dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menyuntikkan sel lemak dalam penis, memasukkan sel lemak dari bagian tubuh lain ke penis, pemotongan ligamen tertentu, dan sebagainya. Tentunya terdapat efek samping dan risiko saat melakukan bedah penis, seperti pembengkakan, penampilan penis yang abnormal, infeksi, disfungsi ereksi, dan sebagainya.

Sedangkan filler yaitu dengan cara menginjeksikan Hyaluronic Acid ke area kulit penis, sehingga diameter penis bertambah dengan estimasi waktu pekerjaan 15-30 menit.

Traction device

Alat ini digunakan untuk menarik atau memanjangkan jaringan alat vital yang dipercaya mampu memperbesar penis. Alat ini biasanya berbentuk pemberat atau rangka memanjang yang dipasang pada penis. Namun, alat ini hanya berguna untuk memanjangkan penis dan bukan memperbesar penis.

Pengobatan gonore
konsultasi online gratis
Telepon Klinik kelamin Raphal
konsultasi online gratis

Adakah cara yang efektif untuk membesarkan penis?

Meskipun dengan mengonsumsi suplemen atau menggunakan perangkat fisik, tidak ada cara yang terbukti efektif untuk membesarkan penis. Hal ini dikarenakan penis terdiri dari pasangan corpora cavernosa dan corpus spongiosum tunggal, sehingga ukuran penis sedikit banyak lebih ditentukan secara genetik.

Penis salah satu organ tubuh yang tidak memiliki otot, sehingga olahraga fisik atau latihan apapun yang dimaksudkan untuk penis tidak akan mendapatkan hasil seperti yang diinginkan.

Baca juga : Manfaat dan Cara Memakai Kondom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: