Bahaya Berhubungan Intim Lewat Belakang
Berhubungan intim lewat belakang (anal) sering dianggap sebagai variasi dalam hubungan seksual.
Namun, banyak yang belum memahami bahwa aktivitas ini memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan hubungan intim pada umumnya.
Tanpa pengetahuan dan perlindungan yang tepat, hubungan anal dapat meningkatkan risiko infeksi, cedera, hingga penyakit menular seksual (IMS).
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bahaya berhubungan intim lewat belakang agar dapat mengambil keputusan yang lebih bijak dan tetap sehat.
Daftar Isi
Resiko Berhubungan Intim Lewat Belakang
Karena sebagai saluran pembuangan, anus bukan tempat untuk aktivitas seksual seperti sama halnya vagina, karena beberapa perbedaan utama:
- Banyak bakteri di area anus.
- Tidak memiliki pelumas alami.
- Jaringan lebih tipis dan mudah luka.
- Otot lebih sensitif terhadap tekanan.
Sehingga kondisi ini membuat hubungan anal lebih rentan menyebabkan masalah kesehatan.
Bahaya Berhubungan Intim Lewat Belakang

Berikut beberapa risiko yang perlu kamu ketahui agar bisa menjadi bahan pertimbangan jika ingin mencoba melakukannya.
Memang hubungan anal memiliki risiko penularan infeksi menular seksual (IMS) yang lebih tinggi daripada hubungan melalui vaginal, seperti:
Hal ini karena jaringan anus mudah mengalami luka mikro, sehingga virus atau bakteri lebih mudah masuk ke dalam tubuh.
Bahkan terdapat penelitian yang menjelaskan bahwa hubungan intim melalui anal beresiko 30 kali lebih tinggi terkena HIV.
Misalnya pada pasien yang terkena infeksi bakteri atau virus ini bisa saja mengalami luka-luka, muncul bisul, radang di area rektum dan dubur, diare berlendir dan ada darahnya.
2. Luka dan robekan pada anus
Karena anus tidak memiliki pelumas alami, gesekan saat hubungan anal dapat menyebabkan:
- Perdarahan.
- Luka kecil (fisura ani).
- Rasa nyeri yang cukup hebat.
Jika aktivitas hubungan intim melalui anal ini terjadi terus berulang, maka kondisinya bisa semakin parah.
3. Infeksi bakteri
Misalnya lagi, area anus mengandung banyak bakteri. Sehingga jika tidak higienis, hubungan anal dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada:
- Saluran kemih.
- Penis atau vagina.
- Peradangan pada area kelamin.
4. Gangguan fungsi otot anus
Sementara itu tekanan yang berulang dapat memengaruhi otot anus, yang berfungsi menahan buang air besar. dampaknya:
- Sulit menahan BAB.
- Kebocoran feses (inkontinensia).
- Ketidaknyamanan jangka panjang.
5. Wasir (ambeien).
Bahkan hubungan badan melalui anus atau anal dapat memperparah atau memicu penyakit wasir atau ambeien, gejalanya meliputi:
- Pendarahan.
- Nyeri saat duduk atau BAB.
- Pembengkakan pembuluh darah di anus.
6. Risiko infeksi ke organ lain
Kemudian jika berpindah dari anal ke vagina tanpa pembersihan, bakteri dapat menyebar dan menyebabkan:
- Infeksi vagina.
- Saluran kemih terinfeksi.
- Gangguan kesehatan reproduksi.
Kesimpulan
Berhubungan intim lewat belakang memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi, terutama terkait infeksi, luka, dan gangguan pada area anus.
Meskipun tidak selalu berbahaya, aktivitas ini memerlukan perhatian ekstra terhadap kebersihan, keamanan, dan kesehatan.
Maka dengan memahami risiko dan cara pencegahan adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan diri dan pasangan.
Konsultasikan Keluhanmu Sekarang di Klinik Raphael
Jadi jika kamu mengalami nyeri, iritasi, atau keluhan setelah berhubungan intim tidak boleh menganggapnya sepele. Penanganan yang tepat sejak awal dapat mencegah infeksi dan komplikasi yang lebih serius.
Oleh karena itu konsultasikan semua gejala apa saja yang mengganggu dengan dokter Klinik Raphael untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat berdasarakan apa penyebabnya.
Klik untuk reservasi atau konsultasi online gratis langsung melalui WhatsApp sekarang!
Referensi:
- Halodoc. (2023). Pikir-Pikir Dulu Sebelum Hubungan Intim Lewat Belakang. https://www.halodoc.com/artikel/pikir-pikir-dulu-sebelum-hubungan-intim-lewat-belakang
- Info Sehat FKUI. (2020). Dampak Seks Menyimpang bagi Kesehatan Saluran Cerna Bagian Bawah. https://fk.ui.ac.id/infosehat/dampak-seks-menyimpang-bagi-kesehatan-saluran-cerna-bagian-bawah/
- Sindo News. (2020). Dampak Seks Menyimpang bagi Kesehatan Saluran Cerna Bagian Bawah. https://lifestyle.sindonews.com/berita/1493362/155/dampak-seks-menyimpang-bagi-kesehatan-saluran-cerna-bagian-bawah








