Bahaya Kista Bartholin Bagi Wanita
15 September 2020
Kanker Serviks – Pencegahan Gejala dan Pengobatan
23 September 2020
Show all

Herpes Simplex – Gejala Penyebab dan Pengobatan

Herpes simplex adalah sejenis penyakit yang diakibatkan oleh virus yang menjangkiti mulut, kulit, dan alat kelamin. Penyakit ini menyebabkan kulit melepuh dan terasa sakit pada otot di sekitar daerah yang terjangkit. Virus herpes simplex dikategorikan dalam 2 tipe: tipe 1 (HSV-1 atau herpes oral) dan tipe 2 (HSV-2 atau herpes genital).

HSV-1 menyebabkan luka (kadang-kadang disebut demam lepuh atau luka dingin) di sekitar mulut dan bibir. HSV-1 dapat menyebabkan herpes genital, namun sebagian besar kasus herpes genital disebabkan oleh HSV-2. Sementara itu, HSV-2 menyebabkan orang yang terinfeksi mungkin memiliki luka di sekitar alat kelamin atau dubur.

Penyebab Herpes Simplex

Penyebab herpes simplex adalah virus herpes simplex (HSV) yang sangat menular dan dapat berpindah dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak langsung.

HSV-1 yang ditularkan melalui sekresi mulut atau luka pada kulit, dapat menyebar melalui ciuman atau barang yang digunakan bersama-sama, seperti sikat gigi atau peralatan makan. Seringnya melakukan kegiatan seksual dengan cara oral, herpes genitalis juga dapat disebabkan oleh virus HSV-1 dan herpes oral oleh HSV-2.

Gejala Herpes Simplex

Gejalanya dapat terlihat dari timbulnya beberapa lepuh berisi air yang berkelompok di atas ruam yang kemerahan, seringkali disertai dengan nyeri, gatal dan rasa terbakar. Saat lepuh pecah, akan meninggalkan luka kemerahan yang kemudian akan kering menjadi krusta/ koreng dan akhirnya sembuh.

Virus herpes simplex bisa menjadi tidak aktif di dalam tubuh selama beberapa waktu. Namun virus ini bisa kembali aktif dan memicu timbulnya gejala herpes genital. Dengan kata lain, setelah gejala dari infeksi pertama menghilang, bukan berarti virus juga menghilang dari tubuh. Akan tetapi, virus itu kemungkinan masih bersembunyi di sel saraf dan dapat menjadi aktif kembali saat kekebalan tubuh rendah.

Bagi orang yang baru pertama kali terinfeksi herpes, mungkin tidak akan menyadari adanya gejala-gejala tertentu. Akibatnya, orang tersebut tidak tahu bahwa tubuh telah terinfeksi virus herpes. Berikut adalah gejala herpes genitalis, di antaranya:

  • Sensasi rasa nyeri, gatal, atau geli di sekitar daerah genital atau daerah anal.
  • Rasa nyeri saat membuang air kecil.
  • Nyeri punggung bawah.
  • Demam.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Kelelahan.
  • Terdapat cairan yang keluar dari vagina.

Diagnosis Herpes Simplex

Sering kali, penampilan herpes ini memiliki tampilan yang khas dan tidak membutuhkan pengujian untuk mendiagnosis penyakit. Namun jika kurang yakin, herpes simplex dapat didiagnosis dengan tes DNA dan kultur virus.

Dokter akan mengambil sampel cairan dari luka melepuh yang muncul. Untuk mengetahui apakah menderita herpes genitalis atau tidak, sampel ini akan dibawa dan diteliti di laboratorium. Selain tes dengan menggunakan sampel cairan luka herpes, keberadaan antibodi terhadap virus herpes juga bisa diperiksa melalui tes darah.

Pengobatan Herpes Simplex

Meskipun tidak ada obat untuk herpes ini, perawatan dapat meringankan gejalanya. Sementara itu, beberapa obat tertentu dapat mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan dan Anda bisa datang ke Klinik kami untuk meringankan gejala tersebut.

Jika gejala infeksi tidak terlalu parah, konsumsi obat antivirus mungkin tidak diperlukan. Sebagai gantinya, dokter akan menyarankan pasien untuk meredakan gejala yang muncul dengan perawatan mandiri di rumah.

Konsultasi Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: