

Penis terasa sakit bisa dialami oleh pria dari berbagai usia dan sering menimbulkan rasa khawatir. Rasa sakit ini bisa muncul tiba-tiba, bertahap, ringan, atau bahkan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pertanyaannya, apakah penis sakit itu normal atau tanda penyakit serius? Jawabannya tergantung pada penyebab, lokasi nyeri, dan gejala yang menyertai.
Karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang dapat menyebabkan penis terasa sakit agar tidak salah menilai dan terlambat berobat.
Dalam kondisi tertentu, nyeri penis bisa bersifat sementara dan ringan, misalnya akibat gesekan atau aktivitas seksual yang berlebihan. Namun, jika rasa sakit:
Maka kondisi ini tidak boleh kamu abaikan dan perlu melakukan pemeriksaan medis secepatnya.
Kemudian lokasi munculnya nyeri bisa menjadi pertanda apa penyebabnya. Contoh sakit pada ujung penis penyebabnya sering terkait dengan urethritis atau infeksi menular seksual (IMS).
Selanjutnya nyeri pada batang penis bisa terjadi akibat infeksi atau cedera. Selain itu rasa nyeri saat ereksi yang penyebabnya akibat peradangan atau gangguan jaringan.
Pertama infeksi saluran kemih (ISK) yang bisa menyebabkan rasa nyeri pada penis, ISK tidak hanya menyerang wanita, pria juga bisa mengalaminya.
Berikut gejala yang sering menyertai:
Beberapa jenis infeksi menular seksual (IMS) sering menjadi penyebab utama penis terasa sakit, terutama jika muncul seperti:
Terutama perlu kamu ketahui bahwa IMS memerlukan pengobatan khusus dan tidak bisa sembuh sendiri.
Baca juga: Obat kencing nanah di apotik
Selanjutnya ada penyakit uretritis adalah peradangan pada saluran kencin dengan ciri-ciri:
Baca juga: Cara mengatasi kencing sakit
Juga penyakit balanitis sering terjadi akibat kebersihan yang kurang baik atau infeksi, gejalanya meliputi:
Sehingga kondisi ini lebih sering terjadi pada pria yang belum melakukan sunat.
Bahkan aktivitas seksual yang terlalu kasar, masturbasi berlebihan, atau penggunaan pakaian ketat dapat menyebabkan iritasi dan nyeri pada penis.
Berikut ini ada 3 gejala yang mungkin muncul akibat kondisi ini seperti:
Kemudian batu kecil yang bergerak di saluran kemih dapat menyebabkan:
Sementara itu penyakit radang prostat dapat menyebabkan nyeri yang menjalar pada perineum (antara anus dan penis) ke penis, sulit menahan dan perasaan yang tidak tuntas ketika buang air kecil.
Terjadi ketika adanya peradangan yang bisa menyebabkan plak (lapisan tipis jaringan parut) dan berada di batang penis bagian atas atau bawah. Jaringan parut ini bisa mengeras pada saat ereksi sehingga terlihat bengkok.
Priapismus ialah kondisi medis yang menyakitkan dan berbahaya pada penis dimana ereksi berkepanjangan (bisa lebih dari 4 jam) padahal tidak ada rangsangan seksual.
Kemudian penanganan tergantung penyebabnya, antara lain:
Jangan mengonsumsi obat sembarangan tanpa diagnosis dari dokter, karena bisa memperparah kondisi.
Akibatnya jika kamu biarkan tanpa penanganan, nyeri penis dapat menyebabkan:
Penyebab penis terasa sakit sangat beragam, mulai dari iritasi ringan hingga infeksi serius. Nyeri yang ringan dan sementara bisa membaik sendiri, tetapi jika nyeri menetap atau disertai gejala lain, pemeriksaan medis sangat kami sarankan.
Mengenali penyebab sejak awal munculnya gejala menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan organ intim pria.
Masih ragu dengan gejala yang kamu alami? Tenang, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga medis profesional di Klinik Raphael.
Dengan pemeriksaan yang tepat, kamu bisa mendapatkan solusi pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan.
Referensi: