Hah Apa Benar Vagina Bisa Sariawan ?
28 Mei 2021
Radang Kepala Penis atau Balanitis
7 Juni 2021
Show all
scabies

Scabies atau kudis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau kecil pada lapisan kulit luar, kudis ini dapat mudah menular ke orang lain. Tungau ini berukuran kecil, ia dapat menggali terowongan sebagai tempat bersarang dan bertelur di dalam kulit. Tungau dengan nama Sarcoptes scabiei dapat menyebabkan rasa gatal pada area sekitar infeksi atau tempat ia bersarang. Terutama pada malam hari rasa gatal dari kutu ini akan semakit dirasakan sehingga hasrat untuk menggaruk akan semakin meningkat.

Penyebab dan penyebaran scabies atau kudis

Penyebab scabies yaitu dari tungau atau kutu dengan nama Sarcptes scabiei  yang menginvasi kulit dengan masuk ke dalam lapisan kulit luar dan membuat terowongan lalu bertelur. Terowongan yang ia buat akan dijadikan tempat tinggal sehingga menjadi benalu bagi kulit manusia. Tungau ini sebelum menginfeksi kulit biasanya ia ada pada gorden, sprei, bantal dan pakaian orang yang terinfeksi.

Penularan scabies atau kudis ini biasanya melalui dua cara , seperti :

  1. Melakukan kontak langsung dengan orang yang sudah terinfeksi baik itu dengan berjaba tangan, pelukan sampai hubungan seksual.
  2. Kontak langsung dengan orang yang sudah terinfeksi melalui barang-barang yang sudah ia pakai seperti handuk, tempat tidur, pakaian, bantal maupun barang lainnya.

Tanda dan gejala dari scabies

Ketika kulit anda terdapat tungau gejalanya baru bisa muncul 2 sampai 6 minggu kemudian, bahkan bisa lebih cepat jika anda mempunyai riwayat kudis sebelumnya. Berikut beberapa gejala pada orang yang terinfeksi tungau penyebab scabies ini yaitu :

  • Gatal yang terjadi pada area kulit yang terinfeksi, raga gatal ini akan meningkat jika pada malam hari.
  • Bentuk umumnya seperti benjolan atau luka pada kulit.
  • Adanya ruam atau bekas galian terowongan dari tuungau.

Umumnya area kulit yang sering terinfeksi scabies ini pada area :

  1. Ketiak.
  2. Area sekitar payurada.
  3. Sela-sela jari.
  4. Pergelangan tangan.
  5. Pinggang.
  6. Area sekitar kelamin.
  7. Bokong dan paha.

Baca juga : Tinea Cruris – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Cara agar terhindar dari penularan kudis

Untuk cara mencegah dari penularan scabies atau kudis juga menghindari penularannya pada orang lain dapat dilakukan beberapa cara pencegahannya, yaitu :

  1. Ketika anda terkena scabies sebelum melakukan pengobatan bersihkan pakaian atau barang-barang terlebih dahulu dengan menggunakan air hangat dan sabun. Kemudian keringkan dengan suhu yang tinggi, langkah ini dilakukan supaya terhindar dari infeksi berulang karena tungau yang masih ada di sekitar.
  2. Untuk barang yang tidak bisa dicuci anda dalam melakukan pembungkusan barang dengan plastik selama sekitar dua minggu. Tujuannya untuk membunuh tungau dengan tidak mendapatkan makanan.
  3. Hindari kontak langsung dengan kulit atau barang-barang orang yang sedang menderita scabies.
  4. Selalu jaga kebersihan lingkungan rumah.

Komplikasi akibat scabies

Jika anda terkena penyakit kulit scabies atau kudis sudah lama dan tidak segera diobati maka bisa saja terjadi komplikasi seperti :

  • Infeksi bakteri pada kulit yang terjadi karena garukan terus dan menyebabkan luka sehingga memudahkan masuknya bakteri lain ke dalam tubuh
  • Norwegian scabies atau kudis berkrusta, umumnya orang yang terinfeksi scabies dapat memiliki 10 sampai 15 tungau. Untuk kasus scabies berkusta jumlah tungau jauh lebih banyak bahkan sampai jutaan. Akibatnya kulid menjadi keras dan bersisik kemudian dpaat menyebar ke bagian tubuh lainnya. Kasus ini banyak menginfeksi pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Bagaimana cara pengobatan scabies ?

Pengobatan scabies atau kudis ini dapat menggunakan beberapa jenis obat yang diberikan oleh doter. Biasanya scabies diobati dengan cara mengoleskan obat pada sekitar area yang terinfeksi lalu didiamkan selama 8 jam. Untuk mencegah penyebaran pada anggota keluarga yang lain dokter menyarankan untuk memakai juga obat yang diberikan tersebut. Krim ini bertujuan untuk membunuh tungau dan telurnya tentunya dalam pengobatan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: