Hipogonadisme, Penyebab Girah Seks Menurun
24 Mei 2021
Scabies Atau Kudis Yang Mudah Sekali Menular
4 Juni 2021
sariawan pada vagina

Sariawan pada vagina tidak selalu disebabkan karena infeksi dari bakteri penyakit menular seksual tapi bisa saja karena infeksi jamur atau parasit atau yang lainnya. Pernahkan anda mendengar tentang sariawan pada vagina, atau anda hanya tau sariawan pada mulut atau bibir. Secara umum sariawan terjadi ketika permukaan mukosa mengalami peradangan, baik itu pada mulut, bibir atau pada vagina.

Walaupun sariawan pada vagina tidak terlalu berbahaya, namun pada kasus tertentu dapat menimbulkan kekhawatiran bagi banyak wanita. Oleh karena itu mari kita bahas terkait masalah ini supaya para wanita lebih tau dan apa penyebab, gejala dan bagaimana cara pengobatannya.

Apa penyebab sariawan pada vagina ?

Sariawan biasanya ditandai dengan adanya lesi kemerahan disertai rasa sakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk penyebab sariawan pada vagina ini dapat dilihat dari beberapa infeksi atau penyebab lainnya yaitu :

Penyakit menular seksual

Penyebab paling umum dari sariawan pada vagina yaitu karena penyakit menular seksual seperti herpes genital dan sifilis. Herpes genital disebabkan karena adanya infeksi dari virus herpes, gejalanya terdapat gelembung-gelembung kecil merah yang berisi cairan. Sedangkan penyakit sifilis disebabkan karena infeksi virus Treponema pallidum dengan gejala yang ditimbulkan seperti luka. Dua jenis penyakit menular ini gejalanya mirip dengan sariawan sehinga sering disebut sariawan pada vagina.

Infeksi jamur

Jenis jamur vulvovafinal candidiasis yang dapat membuat vagina terinfeksi dan membuat luka seperti sariawan. Infeksi jamur ini menimbulkan gejala gatal-gatal, sakit saat buang air kecil, sakit saat hubungan seksual hingga keputihan yang abnormal.

Infeksi bakteri

Bakteri seperti streptococcus atau staphylococcus juga dapat menginfeksi area kulit kemaluan atau vagina. Infeksi pada folikel rambut (folikulitis) ini dapat semakin parah ketika banyaknya rambut di area vagina yang menyebabkan gejala seperti sariawan.

Segera lakukan pemeriksaan jika keadaan tidak kunjung membaik atau dapat langsung berkonsultadi gratis dengan mengklik gambar dibawah ini.

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Infeksi parasit

Gejala yang muncul akibat infeksi parasit seperti skabies atau kutu rambut ini seperti gatal disertai bintik kemerahan dari gigitan dan menjadi penyebab sariawan pada vagina.

Peradangan

Ada beberpa jenis autoimun atau penyakit radang yang menyebabkan sariawan pada vagina yaitu :

  1. Peradangan yang terjadi pada sistem pencernaan atau penyakit crochn.
  2. Radang pada pembuluh darah atau penyakit behcet.
  3. Terjadi ruam pada kulit yang disebabkan karena Sindrom Stevens-Johnson.
  4. Kutil pada tubuh atau penyakit darier.
  5. Adanya peradangan pada selaput lendir pada alat kelamin atau penyakit Erosive lichen planus.
  6. Luka besar pada kaki atau penyakit pyoderma gangrenosum.
  7. Timbulnya benjolan kecil di bawah kulit atau penyakit hidradenitis suppurativa.

Kanker vulva

Kanker vulva ini dapat menyebabkan sariawan pada vagina yang umumnya menginfeksi wanita dengan usia lanjut.

Iritasi kulit

Daerah kemaluan atau vagina merupakan daerah yang lembap juga banyak lipatan sehingga membuatnya mudah sekali terjadi iritasi. Iritasi ini disebut dermatitis yang menyebabkan gejala seperti sariawan. Penyebab iritasi ini beragam, diantaranya :

  1. Kurangnya menjaga kebersihan.
  2. Akibat produk kosmetik di area kewanitaan.
  3. Sisa detergen yang menempel pada celana dalam.
  4. Bahan kain dari celana dalam.

Reaksi dari alergi

Bahan dari produk-produk kosmetik atau sabun pembersih untuk area kewanitaan bisa saja menjadi pemicu alergi sehingga mneyebabkan sariawan pada vagina.

Tanda dan gejala sariawan pada vagina

Bagi kaum wanita perlu diperhatikan ketika dirasa ada yang tidak biasa pada area kewanitaan, bisa jadi itu salah satu gejala dari sariawan pada vagina. Maka dari itu berikut beberapa gejala dari sariawan pada vagina yaitu :

  1. Rasa gatal yang tidak biasa pada area kewanitaan.
  2. Ketika buang air kecil vagina terasa terbakar.
  3. Sakit saat melakukan hubungan intim.
  4. Warna vagina menjadi kemerahan.
  5. Terjadi bengkak diarea vagina.
  6. Adanya ruam.
  7. Keputihan yang tidak normal.
  8. Bau yang tidak sedap pada vagina.

Bagaimana cara pengobatan sariawan pada vagina ?

Cara yang dapat dilakukan sebagai upaya pengobatan sariawan pada vagina ini tergantung dari penyebabnya. Berikut beberapa pengobatan yang bisa dilakukan berdasarkan penyebabnya yaitu :

  1. Jika sarawan pada vagina disebabkan oleh infeksi menular seksual seperti herpes dan sifilis. Untuk penyebabnya karena herpes pengobatan yang diberikan berupa obat antivirus sementara untuk sifilis pengobatannya menggunakan antibiotik. Hindari dahulu melakukan hubungan seksual dengan pasangan.
  2. Untuk penyebab sariawan pada vagina karena peradangan akibat infeksi bakteri, pengobatannya dapat diberikan salep antibiotik, obat antiradang, obat antinyeri, atau obat untuk membunuh kutu.
  3. Kalau penyebabnya karena iritasi atau alergi maka upaya yang dapat dilakan yaitu dengan cara menghindari bahan yang mungkin menjadi penyebab iritasi.

Segera lakukan pemeriksaan jika keadaan tidak kunjung membaik atau dapat langsung berkonsultadi gratis dengan mengklik gambar dibawah ini.

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: