Memahami Lichen Planus: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

skrining penyakit menular seksual
Siapa yang Perlu Skrining Penyakit Menular Seksual
7 Maret 2024
menjaga kesehatan reproduksi pria
Kesehatan Reproduksi Pria, Berikut Cara Menjaganya
25 Maret 2024

Lichen planus merupakan suatu peradangan pada kulit, kuku ataupun selaput lendir (mukosa) yang diakibatkan karena adanya kelainan pada sistem kekebalan tubuh. Kondisi ini tidak menular, hanya dapat dialami oleh siapa saja dari segala golongan usia.

Di dalam mulut, vagina, dan area tubuh lainnya yang dilapisi membran mukosa, Lichen Planus biasanya ditandai dengan munculnya ruam keputihan yang kadang disertai oleh luka yang terasa nyeri.

Namun, penyakit ini dapat berkembang menjdi penyakit kronis di kulit dan juga menyebar hingga ke area lain.

Kulit yang mengalami gejala penyakit lichen planus biasanya akan muncul seperti kulit ruam atau bersisik, terasa gatal dan bercak berwarna merah keunguan.

Sementara itu, di daerah mukosa, seperti mulut atau pun vagina, kondisi ini ditandai dengan munculnya bercak putih yang terkadang terasa nyeri.

Penyebab Penyakit Lichen Planus

Secara global penyakit lichen planus dapat mempengaruhi sekitar 1% populasi.

Sekitar 10% dari penderita mengalami lichen planus pada kuku, sementara separuh dari mereka mengalami lichen planus oral, yang lebih umum terjadi pada wanita dari pada pada pria.

Hingga saat ini, kita masih belum dapat mengetahui penyebab lichen planus secara pasti. Akan tetapi, ada dugaan bahwa kondisi seperti ini mungkin terjadi ketika seseorang mengalami gangguan autoimun.

Saat sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel kulit atau selaput lendir yang sehat adalah kondisi yang sedang terjadi.

Lichen Planus dipicu oleh respons sistem imunitas tubuh atau dapat muncul secara bersamaan dengan penyakit autoimun (kondisi saat sel imun tubuh menyerang sel tubuh sendiri karena menganggap sel tubuh sebagai benda asing).

Faktor Resiko Lichen Planus

Selain dari penyebab terjadinya lichen planus, ada beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena atau mengalami penyakit lichen planus, diantaranya:

  • Menderita dermatitis kontak alergi
  • Riwayat penyakit infeksi, seperti hepatitis C
  • Riwayat keluarga dengan penyakit lichen planus
  • Memiliki riwayat pernah menjalani operasi transplantasi organ
  • Terpapar logam merkuri dan juga emas, seperti dari bahan tambalan gigi, perhiasan atau pun cairan kimia
  • Efek samping dari obat-obatan tertentu, seperti obat antiinflamasi non-steroid, antimalaria, obat penurun tekanan darah, diuretik atau yang lainnya

Gejala dari Penyakit Lichen Planus

Gejala dari penyakit lichen planus dapat beragam, tergantung pada bagian tubuh yang mana yang mengalami kondisi penyakit ini.

Berikut ini merupakan beberapa gejala yang dapat saja muncul pada penderita lichen planus, yaitu:

  • Mulut kering dan juga terasa pahit
  • Kulit akan terasa gatal dan juga bersisik
  • Kuku menjadi rusak, rapuh dan dapat lepas
  • Kerusakan pada rambut atau rambut menjadi rontok
  • Bercak putih yang berbentuk seperti garis di dalam mulut
  • Ruam kulit berwarna merah keunguan dan juga menonjol di kulit
  • Bercak keunguan yang berbentuk cincin di ujung penis yang tidak terasa nyeri
  • Muncul bercak putih di vagina yang juga disertai dengan nyeri dan sesnsasi terbakar

Pada umunya, gejala ruam yang dapat muncul di kulit dapat bertahan selama 6-12 bulan dan kemudian akan menghilang dengan sendirinya.

Akan tetapi pada beberapa kasus, ruam dapat bertahan lebih lama di kulit. Selain itu juga, bekas ruam biasanya akan memerlukan waktu beberapa bulan atau bahkan tahun untuk bisa memudar sepenuhnya.

Baca juga: Jenis Jamur Kulit

Gambaran Klinik Lichen Planus

Liken planus dapat menyebabkan sejumlah kecil atau banyak  lesi  pada kulit dan permukaan mukosa.

Lichen planus di kulit

Gejala yang muncul mulai dari jarang sampai rasa gatal yang sangat menyakitkan, kondisi lain seperti:

  • Ruam bersisik disertai rasa gatal
  • Berwarna ungu atau coklat kekuningan
  • Sering muncul di pergelangan tangan, punggung bawah dan pergelangan kaki
  • Munculnya tersebar, bisa berkelompok, linier dan area yang sering terkena sinar matahari seperti wajah, leher dan tangan
lichen planus pada kulit di pergelangan tangan
Sumber: dermnetnz.org
lichen planus di kulit pergelangan kaki
lichen planus pada kulit

Lichen planus di mulut

Area mulut seperti bagian dalam pipi, sisi lidah, gusi dan bibir bisa menjadi lokasi munculnya gejala lichen planus, jelasnya seperti:

  • Muncul bisul yang mengganggu
  • Peradangan lokal pada gusi
  • Kemerahan dan pengelupasan pada gusi
  • Garis-garis putih berenda tapi tidak terasa sakit
lichen planus di mulut bagian dalam
Sumber: dermnetnz.org
lichen planus di seluruh lidah
lichen planus di bibir bagian dalam

Lichen planus di kuku

  • Kuku bisa lepas dan tidak bisa tumbuh kembali
  • Menipiskan kuku dan membuatnya berlekuk atau bergerigi
  • Membuat kuku menjadi tampak gelap, menebal dan memisahkan kuku dari kulit
  • Dapat mempengaruhi lebih dari satu kuku bahkan bisa meluar sampai kulit sekitarnya
lichen planus di kuku
Sumber: dermnetnz.org
lichen planus di beberapa kuku kaki
lichen planus di kuku kaki

Lichen planopilaris

  • Jarang terjadi lepuh pada lesi
  • Penghancuran folikel rambut menyebabkan kebotakan permanen
  • Papula folikel berduri kecil berwarna merah dan meluas ke area halus di kulit kepala
Lichen planopilaris
Sumber: dermnetnz.org

Lichen planus di vulva

Labia mayora, labia minora dan introitus vagina dapat terpengaruh akibat liceh planus disertai gejala:

  • Menyebabkan keputihan tidak normal
  • Garis-garis putih berenda tapi tidak terasa sakit
  • Jaringan parut, mengakibatkan perlengketan, resorpsi labia minora dan stenosis introital

Lichen planus di penis

  • Garis-garis putih dan lichen planus erosif 
  • Luka berbentuk seperti cincin di sekitar kelenjar

Lichen planus pigmentosus

  • Ditandai dengan tanda oval, coklat keabu-abuan yang tidak jelas pada wajah dan leher atau badan dan anggota badan lainya.
  • Bisa dipicu oleh paparan sinar matahari, namun bisa juga timbul di tempat yang terlindung dari sinar matahari seperti ketiak.

Pengobatan Lichen Planus

Pengobatan Lichen Planus dapat bertujuan untuk meredakan gejala, mencegah adanya komplikasi, serta menurunkan risiko terjadinya kekambuhan penyakit ini di kemudian hari.

Untuk metode pengobatannya bergantung dengan kesehatan pasien dan tingkat keparahan kondisi pasiennya secara menyeluruh.

Biasanya penyakit llichen Planus ringan akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau beberapa bulan. Tetapi, apabila pasien mengalami dengan kondisi yang lebih parah, dokter biasanya akan memberikan obat untuk membantu meringankan gejala yang dialami pasien.

Lakukanlah pemeriksaan diri secara langsung ke dokter jika mengalami berbagai gejala penyakit lichen planus, terutama jika gejala yang muncul tanpa sebab yang jelas dan berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Sangat disarankan juga untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala lichen planus pada mulut atau pun vagina.

Pemeriksaan dini ini akan membantu dokter dalam memberikan pengobatan atau penanganan lebih lanjut, dengan begitu komplikasi dari penyakit ini dapat dicegah.

konsultasi dokter online gratis
konsultasi dokter online gratis

Sumber:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan pelayanan terbaik

X
konsultasi dokter
pengumuman libur lebaran