Mengenal Lebih Dekat Infeksi Gonore dan Cara Mengobatinya

gonore pada wanita
Fakta Penting Gonore yang Harus Diketahui Wanita
13 September 2023
pyoderma gangrenosum
Pyoderma Gangrenosum – Gejala dan Faktor Penyebabnya
25 September 2023
Show all
mengatasi kencing bernanah

Gonore atau kencing nanah termasuk dalam infeksi menular seksual (IMS) yang penyebabnya karena infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae dan bisa menyerang organ reproduksi, mulut, tenggorokan, juga mata.

Salah satu jenis PMS yang perlu diwaspadai adalah penyakit gonore atau yang biasa dikenal dengan kencing nanah. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja yang aktif secara seksual, baik pria maupun wanita.

Gejala yang sering muncul pada pria yaitu nyeri saat buang air kecil, keluarnya cairan putih, kuning, atau hijau dari penis, dan pembengkakan pada testis.

Sedangkan pada wanita, gejala yang muncul dapat termasuk nyeri panggul, perdarahan di luar periode menstruasi, nyeri saat buang air kecil, dan keluarnya cairan yang berbau tidak sedap dari vagina.

Penularan gonore dapat terjadi melalui hubungan seksual tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi. Selain itu, penularan juga dapat terjadi dari ibu ke bayi saat proses kelahiran.

Perbedaan Gonore dan Sifilis

Perbedaan antara gonore dan sifilis terletak pada gejala utama yang dialami. Pada gonore, gejala yang sering muncul adalah keluarnya cairan berwarna kuning atau putih dari alat kelamin, terutama pada pagi hari setelah bangun tidur.

Sementara pada sifilis, yang juga dikenal sebagai raja singa, gejala utama adalah adanya luka (ulkus) pada alat kelamin yang umumnya bersih dan tidak menyebabkan rasa nyeri. Penyebab gonore adalah infeksi oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae, sementara penyebab sifilis adalah infeksi oleh bakteri Treponema pallidum.

Cara Mengobati Gonore

Mendeteksi dan mengobati gonore pada tahap awal sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Jika Anda memiliki gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan tenaga medis yang berkompeten untuk pemeriksaan dan pengobatan gonore yang tepat.

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin mengambil sampel cairan dari area yang terinfeksi untuk dianalisis di laboratorium. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan infeksi gonore, dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengobati infeksi tersebut.

Penting untuk mengikuti seluruh durasi pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter, meskipun gejalanya sudah hilang. Hal ini untuk memastikan bahwa infeksi benar-benar sembuh dan mencegah perkembangan resistensi antibiotik.

Biasanya waktu yang dibutuhkan untuk penyakit gonore sampai hilang yaitu umumnya 10 sampai 14 hari atau dua minggu setelah upaya penyembuhan.

Cara Mencegah Penularan Gonore

mencegah penularan gonore

Untuk para remaja yang selalu ingin mencoba hal-hal baru termasuk soal “ranjang”. Sebelum Anda melakukan tindakan tersebut, harap dicatat. Bahwa pencegahan terbaik dari gonore adalah tidak melakukan hubungan intim sembarangan.

Dalam upaya mencegah penularan dan komplikasi lebih lanjut, penting bagi kita untuk mengenali gejala gonore dan segera mencari pengobatan ketika gejala muncul.

Untuk mencegah penyebaran penyakit gonore, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:

  • Menggunakan kondom saat berhubungan seksual karena dapat membantu melindungi dari infeksi menular seksual termasuk penyakit gonore ini.
  • Batasi jumlah pasangan seksual karena semakin banyak pasangan seksual yang Anda miliki, semakin tinggi risiko terinfeksi gonore.
  • Jalani pemeriksaan rutin dengan tenaga medis yang berkompeten dapat membantu mendeteksi infeksi gonore pada tahap awal dan mencegah penyebaran lebih lanjut.
  • Pastikan pasangan seksual Anda juga menjalani pemeriksaan. Jika positif terinfeksi gonore, jangan berhubungan seksual dengannya dan penting untuk menyarankan agar menjalani pemeriksaan.

Kembali pada poin pertama tentang kondom, penting untuk diingat bahwa kondom tidak hanya melindungi Anda dari gonore, tetapi juga dari penyakit menular seksual lainnya dan kehamilan yang tidak direncanakan.

Jadi, selalu ada alasan yang baik untuk menggunakan kondom dalam upaya menjaga kesehatan.

Apa yang Terjadi Jika Gonore Tidak Diobati?

jika gonore tidak diobati

Jika gonore tidak diobati, infeksi ini dapat menyebabkan komplikasi serius pada tubuh. Parahnya akibat gonore yang tidak diobati dapat merusak organ reproduksi. Sehingga meningkatkan infertilitas atau kemandulan pada pria maupun wanita.

Juga gonore yang tidak diobati, infeksi bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya, menyebabkan komplikasi yang berpotensi berbahaya dan menghasilkan masalah kesehatan serius dan permanen.

Pada pria, komplikasi yang dapat terjadi meliputi:

  • Epididimitis (peradangan pada epididimis atau saluran sperma)
  • Prostatitis (peradangan pada prostat)
  • Infeksi pada uretra atau saluran keluar air seni

Pada wanita, gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan infeksi panggul yang dapat merusak indung telur, rahim, dan saluran tuba.

Di samping itu, gonore yang tidak diobati juga dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke bagian tubuh lainnya, seperti persendian, kulit, dan aliran darah. Oleh karena itu, sangat penting untuk segera mengobati gonore dan mengikuti petunjuk pengobatan yang diberikan oleh dokter kelamin terdekat.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Klinik Raphael Cikarang jika Anda memiliki kekhawatiran atau gejala yang mencurigakan. Jaga kesehatan tubuh Anda dan jangan remehkan pentingnya perlindungan saat berhubungan seksual.

konsultasi dokter online gratis
konsultasi dokter online gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan pelayanan terbaik

X
konsultasi dokter
pengumuman libur lebaran