infertilitas akibat ims

Infertilitas Akibat IMS, Apa Alasannya

Infertilitas akibat IMS sering kali terjadi karena infeksi yang tidak diketahui dan tidak segera mengobatinya dengan benar.

Infertilitas atau gangguan kesuburan adalah kondisi ketika seseorang sulit atau tidak bisa memiliki keturunan setelah berhubungan seksual secara teratur tanpa alat kontrasepsi selama 1 tahun.

Penyebabnya bisa bermacam-macam mulai dari faktor hormonal, gaya hidup, hingga infeksi pada organ reproduksi. Salah satu penyebab yang sering tidak menyadarinya adalah infeksi menular seksual (IMS).

IMS yang tidak melakukan pengobatan dengan baik dapat menyebabkan peradangan, kerusakan jaringan, bahkan penyumbatan pada saluran reproduksi, baik pada pria maupun wanita.

Akibatnya, sperma dan sel telur sulit bertemu, dan terjadilah infertilitas akibat IMS.

Mari kita bahas penyebab infertilitas pada pria dan wanita akibat infeksi menular seksual (IMS) lebih lengkapnya.

IMS Bisa Menyebabkan Infertilitas pada Wanita

Pada wanita, IMS dapat menyebabkan peradangan pada organ reproduksi seperti serviks, rahim, hingga tuba falopi. Kondisi ini dikenal dengan istilah penyakit radang panggul (PID / Pelvic Inflammatory Disease).

Berikut penjelasan bagaimana IMS mengganggu kesuburan wanita:

Peradangan pada tuba falopi

Bakteri dari IMS seperti Chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrhoeae dapat menyebabkan tuba falopi meradang dan bengkak.

Akibatnya, saluran tersebut bisa tersumbat sehingga sel telur tidak bisa bertemu sperma.

Kerusakan permanen pada organ reproduksi

Infeksi yang tidak segera melakukan penanganan dalam waktu lama dapat menyebabkan jaringan parut pada tuba falopi dan rahim.

Ini bisa menurunkan peluang hamil secara alami bahkan menyebabkan kehamilan ektopik (sel telur menempel di luar rahim).

Gangguan pada lendir serviks

Infeksi menular seksual juga dapat mengubah komposisi lendir serviks, membuatnya lebih kental sehingga sperma sulit bergerak menuju rahim untuk membuahi sel telur.

IMS Menyebabkan Infertilitas pada Pria

Tidak hanya wanita, pria juga bisa mengalami gangguan kesuburan atau infertilitas akibat IMS.

Berikut beberapa alasan pria bisa mengalami infertilitas akibat IMS:

Infeksi pada saluran sperma (epididimis dan vas deferens)

IMS seperti gonore atau klamidia bisa menyebabkan epididimitis, yaitu peradangan pada saluran tempat penyimpanan sperma.

Hal ini dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma secara drastis.

Penyumbatan saluran sperma

Jika infeksi menyebabkan jaringan parut pada vas deferens, sperma tidak bisa keluar saat ejakulasi. Akibatnya, terjadi azoospermia (tidak ada sperma dalam air mani).

Peradangan pada testis

Beberapa virus infeksi menular seksual (IMS) seperti herpes atau mumps dapat menyebabkan peradangan pada testis (orchitis) yang menghambat produksi sperma.

Kerusakan DNA sperma

Infeksi kronis bisa menghasilkan radikal bebas yang merusak DNA sperma, membuatnya tidak mampu membuahi sel telur dengan baik.

Jenis IMS Bisa Menyebabkan Infertilitas

Berikut beberapa jenis infeksi menular seksual yang paling sering berujung pada gangguan kesuburan baik pada pria maupun wanita:

Klamidia

Klamidia penyebab kemandulan atau infertilitas pada pria dan wanita karena infeksinya sering tidak menimbulkan gejala tapi bisa merusak tuba falopi dan epididimis secara perlahan.

Gonore (kencing nanah)

Infeksi Gonore sering terkait dengan masalah infertilitas atau kesuburan. Kencing nanah penyebabnya akibat infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae bisa menyebabkan peradangan berat pada organ reproduksi dan penyumbatan saluran sperma atau tuba falopi.

Trikomoniasis

Penyakit trikomoniasis penyebabnya akibat parasit Trichomonas vaginalis dapat mengubah keseimbangan pH vagina, mengganggu sperma, dan meningkatkan risiko infeksi lain.

Herpes genital

Walau jarang menyebabkan kerusakan permanen, infeksi herpes bisa mengganggu hubungan seksual karena nyeri dan luka, sehingga menurunkan frekuensi hubungan yang sehat.

Sifilis

Bila tidak segera melakukan pengobatan, penyakit sifilis bisa memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan komplikasi berat, termasuk masalah pada organ reproduksi.

Jika kamu khawatir dengan masalah kesuburan akibat infeksi menular seksual (IMS), Klinik Raphael siap membantu.

Dengan pemeriksaan sejak dini, kamu bisa mencegah risiko infertilitas dan menjaga kesehatan reproduksi untuk masa depan.

konsultasi klinik raphael
Konsultasi dokter gratis

Similar Posts