Kenapa Kencing Sakit Jadi Tanda IMS?
Kenapa kalau kencing terasa sakit bisa jadi pertanda atau gejala kamu mengalami infeksi menular seksual (IMS)? Penyakit apa saja yang bisa menyebabkan kencing terasa saki, baca selengkapnya pada artikel ini.
Tidak sedikit orang yang merasakan nyeri atau perih saat buang air kecil. Juga banyak yang langsung mengira itu hanya infeksi saluran kemih (ISK).
Padahal, kencing yang terasa sakit juga bisa jadi tanda penyakit menular seksual (IMS), lho! Yuk, pahami lebih dalam kenapa hal ini bisa terjadi dan bagaimana cara mengenalinya.
Daftar Isi
- 1 Kenapa Kencing Bisa Terasa Sakit?
- 2 Kencing Sakit Jadi Tanda Apa?
- 3 Jenis IMS yang Bisa Menyebabkan Kencing Sakit
- 4 Membedakan Nyeri Kencing Akibat IMS dan ISK Biasa
- 5 Apa yang Terjadi Jika IMS Tidak Diobati?
- 6 Mencegah IMS yang Menyebabkan Kencing Sakit
- 7 Kapan Harus ke Dokter?
- 8 Klinik Raphael Solusi Aman untuk Pemeriksaan IMS
Kenapa Kencing Bisa Terasa Sakit?
Rasa sakit atau panas saat buang air kecil biasanya disebabkan oleh iritasi atau peradangan pada saluran kemih. Kondisi ini bisa muncul karena beberapa hal, seperti:
- Kurang minum air putih.
- Batu pada saluran kemih.
- Luka sekitar organ kelamin.
- Infeksi bakteri (terutama akibat hubungan seksual tanpa kondom).
- Namun, salah satu penyebab paling umum dan sering tidak kamu sadari adalah infeksi menular seksual (IMS).
Kencing Sakit Jadi Tanda Apa?
Kalau kamu mengalami kencing sakit disertai beberapa gejala seperti:
- Demam ringan.
- Rasa terbakar saat buang air kecil.
- Nyeri pada perut bawah atau pangkal paha.
- Keluar cairan kental dari penis atau vagina.
Maka kemungkinan besar itu adalah tanda infeksi menular seksual yang butuh penanganan medis segera.
IMS (Infeksi Menular Seksual) adalah penyakit yang ditularkan melalui kontak seksual, baik lewat hubungan intim vaginal, anal, maupun oral.
Beberapa jenis IMS bisa menyebabkan peradangan pada saluran kencing, sehingga timbul rasa nyeri, panas, atau perih saat buang air kecil.
Hal ini terjadi karena bakteri atau virus dari infeksi menular seksual ini menyerang jaringan sekitar uretra (saluran tempat keluarnya urine).
Saat jaringan ini meradang, maka setiap kali urine mengalir, akan muncul rasa nyeri yang cukup mengganggu.
Itu sebabnya kenapa kencing sakit bisa menjadi pertanda gejala dari infeksi menular seksual yang harus kamu ketahui.
Jenis IMS yang Bisa Menyebabkan Kencing Sakit
Beberapa jenis infeksi menular seksual yang paling sering menimbulkan gejala nyeri saat kencing antara lain:
Gonore (kencing nanah)
Penyebabnya oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae, gonore bisa menyebabkan rasa perih saat buang air kecil, keluar cairan berwarna putih kekuningan dari kemaluan, dan terkadang nyeri pada area panggul.
Klamidia
Infeksi bakteri Chlamydia trachomatis sering kali tanpa gejala, tapi pada sebagian orang bisa menyebabkan sensasi terbakar saat kencing.
Bila tidak segera melakukan pengobatan, klamidia dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang panggul (PID) pada wanita atau epididimitis pada pria.
Trikomoniasis
Penyebabnya oleh parasit Trichomonas vaginalis, penyakit ini membuat penderita merasakan nyeri saat buang air kecil, keputihan berbau tidak sedap pada wanita, atau rasa gatal area kelamin.
Herpes genital
Virus herpes simpleks (HSV) bisa menyebabkan luka atau lepuhan sekitar alat kelamin yang terasa perih.
Saat kencing, urine bisa mengenai luka tersebut dan menimbulkan rasa nyeri hebat.
Uretritis Non-Gonore (NGU)
Infeksi ini disebabkan oleh bakteri selain penyebab gonore, atau kencing bernanah misalnya Mycoplasma genitalium atau Ureaplasma urealyticum.
Gejalanya mirip dengan gonore yaitu nyeri saat kencing dan keluar cairan dari saluran kemih.
Membedakan Nyeri Kencing Akibat IMS dan ISK Biasa
Memang sulit membedakan keduanya hanya dari gejala, tapi ada beberapa hal yang bisa jadi petunjuk.
Penyebab utama untuk infeksi saluran kemih ialah bakteri dari saluran pencernaan (E. coli). Gejalanya bisa menyebabkan sering buang air kecil, urine keruh atau bahkan berdarah.
Penularan infeksi saluran kemih tidak melalui hubungan seksual, dan pengobatannya bisa menggunakan antibiotik umum.
Sedangkan untuk penyebab infeksi menular seksual (IMS) akibat bakteri atau virus yang bisa menyebabkan nyeri kencing, keluar cairan dari kelamin, gatal, atau luka.
Penularan infeksi menular seksual bisa melalui hubungan intim dan pengobatannya berdasarkan jenis infeksi (spesifikasi IMS).
Kalau kamu mengalami nyeri kencing serta keluar cairan tidak biasa, gatal, atau luka pada kelamin, sebaiknya segera periksa ke dokter. Bisa jadi itu bukan ISK, tapi IMS yang butuh penanganan lebih serius.
Apa yang Terjadi Jika IMS Tidak Diobati?
Bila gejalanya terus kamu biarkan, maka infeksi menular seksual bisa menyebabkan komplikasi berat, seperti:
- Peradangan testis atau epididimis pada pria.
- Penularan ke pasangan atau bayi saat melahirkan.
- Infeksi menyebar ke bagian tubuh lain, bahkan ke darah.
- Radang panggul (pada wanita) yang bisa menyebabkan kemandulan.
- Itulah kenapa penting banget tidak menunda pengobatan saat muncul gejala nyeri kencing, apalagi jika kamu aktif secara seksual.
Mencegah IMS yang Menyebabkan Kencing Sakit
Berikut beberapa langkah penting agar terhindar dari penularan penyakit kelamin atau infeksi menular seksual:
- Setia pada satu pasangan.
- Jaga kebersihan organ intim setiap hari.
- Gunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.
- Lakukan tes IMS secara rutin, terutama jika aktif secara seksual.
- Segera periksa bila muncul gejala mencurigakan seperti kencing perih atau gatal.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksa ke klinik atau dokter kelamin terdekat jika kamu mengalami gejala berikut:
- Nyeri atau panas saat buang air kecil lebih dari 2 hari.
- Keluar cairan dari kelamin (putih, kekuningan, atau kehijauan).
- Muncul luka, lepuhan, atau gatal pada area genital.
- Nyeri perut bagian bawah atau pada testis.
Pemeriksaan bisa dilakukan dengan tes urine, usap kelamin, atau tes darah untuk mendeteksi jenis IMS yang menyebabkan keluhanmu.
Kencing yang terasa sakit bukan cuma tanda infeksi saluran kemih, tapi juga bisa menjadi gejala awal penyakit menular seksual seperti gonore, klamidia, atau herpes genital.
Mengenali gejalanya sejak dini dan segera berkonsultasi ke dokter adalah langkah terbaik agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih serius.
Klinik Raphael Solusi Aman untuk Pemeriksaan IMS
Jika kamu merasakan gejala kencing sakit atau nyeri pada area kelamin, sebaiknya segera periksa ke Klinik Raphael.
Klinik ini menyediakan layanan kesehatan seperti:
- Pengobayan penyakit menular seksual (IMS).
- Pengobatan rahasia dan profesional.
- Konsultasi langsung dengan dokter berpengalaman.
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, kamu bisa sembuh tanpa takut stigma atau penilaian negatif.
Kalau kamu mengalami nyeri kencing, jangan tebak-tebakan sendiri. Segera lakukan pemeriksaan di Klinik Raphael, yang menyediakan layanan pemeriksaan dan pengobatan infeksi menular seksual secara profesional dan rahasia.





