Perilaku yang Meningkatkan Anda Terinfeksi Penyakit Kelamin

Klinik Raphael Tempat Pengobatan Gonore Di Bekasi
24 Maret 2022
Ingin Kesehatan Kelamin Terjaga? Konsumsi Makanan Berikut
11 April 2022
cara-mencegah-penyakit-hipogonadisme

Infeksi penyakit menular seksual (PMS) atau penyakit kelamin menjadi salah satu infeksi yang sering menyerang di dunia. Berdasarkan data WHO, di dunia ini bisa mencapai 1 juta kasus infeksi menular seksual dalam kurun waktu satu hari. Dari remaja sampai orang dewasa semua berpotensi untuk terinfeksi penyakit kelamin ini. Berdasarkan data tersebut maka semua orang harus lebih waspada lagi terhadap infeksi penyakit kelamin. Umumnya karena penularan penyakit kelamin melalui hubungan seksual, maka seringkali tidak disadari.

Termasuk juga dengan di Indonesia, jumlah pria dan Wanita yang terinfeksi penyakit menular seksual terus mengalami peningkatan. Beberapa penyakit kelamin yang paling sering menginfeksi di Indonesia yaitu sifilis, gonore atau kencing nanah, kutil kelamin, herpes genital dan klamidia.

Masyarakat Indonesia masih banyak beranggapan bahwa penyakit kelamin adalah penyakitnya para pekerja seks komersil (PSK). Umumnya memang penularan penyakit kelamin ini melalui hubungan seksual tanpa kondom dengan orang yang sudah terinfeksi terlebih dahulu. Berdasarkan hal tersebut banyak orang yang beranggapan penyakit ini menjadi penyakitnya para PSK. Harus diketahui, bahwa penularan penyakit kelamin tak selalu melalui hubungan seksual tetapi bisa melalui perilaku atau cara lain. Kebiasaan yang buruk juga dapat menjadi pemicu dalam peningkatan Anda terinfeksi penyakit kelamin.

Kebiasaan yang meningkatkan Anda tertular penyakit kelamin

Berikut ini pahami beberpa perilaku yang dapat meningkatkan resiko Anda terinfeksi penyakit menular seksual yaitu:

Hubungan badan tanpa menggunakan kondom

manfaat-dan-cara-memakai-kondom-yang-benar

Tujuan menggunakan kondom yaitu untuk dapat mencegah kehamilan serta mencegah tertular penyakit kelamin. Kondom menjadi hal yang penting pada saat anda melakukan hubungan badan dalam upaya pencegahan penularan penyakit kelamin. Meskipun alat ini belum menjamin dapat sepenuhnya mencegah seseorang dari tertularnya infeksi. Setidaknya dengan menggunakan kondom Anda sudah melakukan pencegahan dalam penularan penyakit.

Penularan penyakit kelamin seringnya melalui cairan tubuh seperti sperma, darah, juga cairan yang ada pada area vagina. Ketika anda berhubungan badan (dengan orang yang terinfeksi) tanpa menggunakan kondom maka resiko tertular penyakit kelamin akan semakin tinggi. Untuk itu kenakan kondom setiap kali akan melakukan hubungan intim sebagai salah satu upaya pencegahan penularan.

Sering gonta-ganti pasangan seksual

hubungan-intim

Perilaku sering gonta-ganti pasangan menjadi penyebab yang paling umum anda terinfeksi penyakit kelamin atau infeksi menular seksual. Karena kemungkinan besar Anda tidak tau tentang riwayat kesehatan pasangan tersebut. Bukan tidak mungkin ia sudah tertular infeksi lalu menularkan pada Anda ketika berhubungan intim.

Selain itu pasangan yang sudah terinfeksi penyakit kelamin bisa saja tidak menimbulkan gejala apapun dalam dirinya dan ia merasa sehat. Tetapi sebenarnya dalam tubuhnya sudah terinfeksi penyakit kelamin. Bisa saja gejala baru akan muncul setelah beberapa lama bahkan sampai beberapa tahun baru merasakannya. Maka dari itu hubungan badan disarankan tidak bergonta-ganti pasangan sembarangan. Karena dapat menjadi resiko tinggi sebagai penyebab penularan penyakit kelamin.

Penggunaan mainan atau alat bantu seks (seks toys) secara bergantian

mainan-seks

Penularan penyakit kelamin dapat melalui cairan tubuh salah satunya cairan yang ada pada penis atau vagina. Oleh sebab itu mainan seks dapat menjadi perantara penyebaran bakteri atau virus pada cairan yang menempel di mainan seks tersebut. Peningkatan resiko penularan menjadi lebih tinggi ketika mainan seks dipakai secara bergiliran tanpa dibersihkan terlebih dahulu.

Efek penggunaan mainan seks dapat menyebabkan iritasi atau luka pada lapisan dubur dan vagina. Jika dipakai oleh orang yang sudah terinfeksi maka bakteri atau virus dapat menempel dan menularkan pada orang lain. Sebisa mungkin hindari berbagi alat peribadi dengan orang lain kaena potensi penularan penyakit menjadi lebih tinggi. Seperti penyakit tinea cruris yang menular melalui pemakaian handuk atau pakaian dari orang yang sudah terinfreksi.

Sering minum alkohol

minuman-beralkohol

Kesehatan seksual akan terganggu jika Anda mengkonsumsi alkohol secara berlebih. Alkohol dapat menurunkan kesadaran sehingga ketika mengkonsumsi alkohol, mungkin menyebabkan kurang selektif dalam memilih pasangan seksualitasnya. Itulah yang jadi penyebab meningkatnya resiko tertular infeksi penyakit kelamin dengan hubungan badan yang tidak aman. Mungkin saja tertular dari pasangan saat hubungan badan, terlebih jika tidak memakai kondom atau pemakaiannya yang tidak benar. Untuk itu Anda harus tau bagaimana cara memakai kondom yang benar.

Mengkonsumsi narkoba

penyalahgunaan-narkoba

Tak hanya alkohol yang dapat menurunkan tingkat kesadaran seseorang namun narkoba juga dapat membuat sulit berfikir secara rasional. Oleh sebab itu ia lebih beresiko melakukan hubungan seksual secara tidak aman. Seperti tidak selektif dengan pasangan seksual atau hubungan seksual tanpa menggunakan kondom.

Cara mengetahui ketika terinfeksi penyakit kelamin

Memang pada awal terinfeksi, penyakit kelamin ini tidak menimbulkan gejala apapun terlebih jika infeksi menyerang wanita. Biasanya infeksi penyakit kelamin pada wanita tidak menimbulkan gejala sama sekali. Untuk itu untuk mengetahui Anda sedang terinfeksi atau tidak dapat diketahui melalui skrining atau tes penyakit kelamin dengan dokter kelamin terdekat. Tujuannya untuk mendapatkan penanganan secepatnya bila anda diindikasi terinfeksi penyakit kelamin.

Jika anda memiliki riwayat melakukan hubungan seksual yang tidak aman, sebaiknya segera melakukan pengecekkan penyakit kelamin. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa beberapa penyakit kelamin mungkin tidak menimbulkan gejala, terlebih jika menginfeksi wanita. Mengobati infeksi kelamin sedini mungkin dapat mencegah komplikasi yang lebih parah bahkan beberapa penyakit dapat menyebabkan sulit hamil.

Bisakan tertular penyakit kelamin karena toilet, handuk dan celana dalam?

Harus diketahui bahwa penularan penyakit kelamin atau infeksi menular seksual melalui cairan tubuh seperti saat hubungan intim. Sehingga toilet umum atau barang-barang pribadi tidak dapat menyebarkan infeksi pada orang lain. Kecuali pada mainan seks (seks toys) dapat menularkan infeksi Ketika dipakai bersamaan atau secara bergantian dengan orang yang terinfeksi lebih dahulu. Terlebih jika seks toys saat digunakan tidak dibersihkan dahulu.

Ketahui cara pencegah penularan penyakit kelamin

Setelah tau perilaku seperti apa yang dapat meningkatkan resiko tertular infeksi penyakit kelamin. Maka Anda juga perlu mengetahui dan menjalankan cara mencegah penularannya. Dengan begitu resiko tertulah penyakit kelamin akan semakin kecil. Berikut beberapa cara dalam mencegah penularan penyakit kelamin yaitu:

  1. Hindari melakukan hubungan intim yang tidak aman.
  2. Selektif dalam memilih pasangan seksual.
  3. Komitmen terhadap satu pasangan.
  4. Jangan mengkonsumsi minuman beralkohol maupun narkoba.
  5. Berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan untuk mendapatkan informasi terkait penyakit kelamin.

Halo sobat Raphael, jika anda ingin berkonsultasi terkait masalah penyakit pada kelamin Anda bisa berkonsultasi dengan Klinik Raphael di Cikarang. Hubungi kami untuk Berkonsultasi Gratis melalui chat whatsapp di nomor 081396254650 atau anda dapat mengklik gambar dibawah ini. Kami akan membantu Anda mengatasi permasalahan penyakit kelamin dengan pelayanan yang terbaik dan harga yang terjangkau.

klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal
admin
admin
Penulis artikel untuk website klinik raphael

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Dapatkan pelayanan terbaik

X
klinik-gonore-terdekat
Konsultasi-Online-Gratis-dengan-Dokter
%d blogger menyukai ini: