Bahaya Komplikasi Akibat Pielonefritis

Perhatikan ! Penyebab dan Gejala Penyakit Menular Sifilis
8 Oktober 2020
Ketahui Gejala dan Pengobatan Vaginosis Bakterialis
14 Oktober 2020
pielonefritis

Pielonefritis merupakan jenis penyakit yang menginfeksi ginjal karena bakteri yang untuk mencapai kandung kemih harus melewati uretra atau saluran urine dari kandung kemih ke luar tubuh. Urine ini disimpan pada kandung kemih sebelum dikeluarkan oleh tubuh. Bakteri yang tersimpan pada kandung kemih dapat mempengaruhi ginjal dan menyebabkan penyakit pielonefritis.

Apa penyebab penyakit pielonefritis

Pada umumnya infeksi ginjal disebabkan oleh infeksi bakteri selain bakteri infeksi ginjal juga dapat disebabkan karena virus atau jamur. Dari banyaknya bakteri yang dapat menginfeksi namun untuk penyakit pielonefritis bakteri yang paling umum disebabkan oleh  Escherichia coli.

Bakteri  Escherichia coli berasal dari saluran pencernaan yang keluar dengan bersama tinja saat buang air besar, lalu bakteri ini berpindah melalui lubang kencing. Selanjutnya ia kana berkembang biak pada kandung kemih dan dapat menyebar ke ginjal sehingga menyebabkan infeksi pada ginjal (pielonefritis).

Biasanya bakteri  Escherichia coli yang masuk ke dalam lubang kencing dan berkembang biak pada kandung kemih ia akan ikut terbuang bersama urin saat buang air kecil. Namun pada kasus tertentu, bakteri ini malah berkembang biak sampai menyebar ke ginjal.

Baca juga tentang : Yang Harus Kamu Ketahui tentang Hematospermia

Tanda dan gejala infeksi pada ginjal

Berikut ini kami paparkan beberapa gejala umum yang muncul pada penderita infeksi ginjal atau pielonefritis, seperti :

  • Demam
  • Mual serta muntah
  • Cepat merasa kelelahan
  • Sensasi terbakar ketika buang air kecil (disuria)
  • Nyeri tumpul di punggung kiri/ kanan atau sakit punggung bagian bawah (nyeri ginjal tumpul)
  • Terdapat darah atau nanah pada urine
  • Dehidrasi
  • Detak jantung yang cepat
  • Nyeri ketuk di bawah tulang rusuk terendah (nyeri di sudut costo-vertebralis).
klinik Pengobatan gonore
Telepon Klinik kelamin Raphal

Bahaya komplikasi akibat pielonefritis

Jika infeksi ginjal ini tidak segera dilakukan pengobatan makan komplikasinya akan bertambah parah karenanya orang yang mengalami gejala segera melakukan pengobatan. Berikut ini beberapa komplikasi yang dapat muncul akibat infeksi ginjal atau Pielonefritis :

  1. Abses ginjal, atau saat cairan nanah muncul dalam jaringan ginjal. Abses ginjal ini dapat berakibat fatal pada orang yang menderita karena bakteri atau nanah bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti aliran darah dan paru-paru.
  2. Sepsis, komplikasi ini lebih parah dibanding abses ginjal karena infeksi sudah menyebar ke aliran darah. Juga berakibat fatal karena bakteri yang berada di aliran darah dapat menyebar ke organ-organ vital, seperti jantung, otak, dan paru-paru.
  3. Gagal ginjal, terjadi ketika ginjal tidak bisa berfungsi secara normal akibat infeksi. Gagal ginjal ini dapat bersifat sementara maupun permanen. Makanya segera lakukan pengobatan untuk menghindari komplikasi yang semakin parah.
  4. Kehamilan, ibu yang sedang hamil dan ia menderita penyakit pielonefritis dapat berisiko mengalami komplikasi yang berbahaya. Jika kompikasi tidak segera diobati, infeksi ginjal dapat menyebabkan bayi lahiran prematur atau lahir dengan berat badan yang rendah.

Baca juga tentang : Tinea Cruris – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Bagaimana cara pencegahan pielonefritis ?

Sebaiknya ketahui bagaimana cara pencegahan infeksi gunjal ini, karena pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Untuk langkah yang dapat mencegah pielonefritis yaitu dengan cara sebagai berikut :

  1. Perbanyak minum air putih supaya urine tetap dapat diproduksi secara teratur. Tujuannya agar bakteri di saluran urine dapat segera terbuang secara berkala.
  2. Lakukan kebiasaan buang air kecil setelah melakukan hubungan intim, tujuannya sama supaya bakteri yang masuk ke dalam saluran urine dapat langsung terbuang.
  3. Ini yang sering kita alami tanpa sengaja yaitu menahan atau menunda buang air kecil, sebaiknya ketika anda merasa ingin buang air kecil maka segeralah dan jangan ditunda.
  4. Hindari alat kelamin dari iritasi yang memicu infeksi akibat penggunaan produk perawatan atau kosmetik.
  5. Bersihkan alat kelamin dari depan ke arah belakang karena untuk menghindari perpindahan bakteri dari dubur ke alat kelamin.

Cara pengobatan akibat infeksi ginjal atau pielonefritis

Jika anda mengalami gejala-gejala yang mengindikasikan diri anda terinfeksi pielonefritis atau infeksi ginjal, segera lakukan pengobatan. Kenapa harus segera melakukan pengobatan ? karena untuk menghindari komlikasi yang terjadi jika infeksi ini dibiarkan.

Untuk pengobatan pielonefritis umumnya dengan menggunakan obat antibiotik. Kalau batu ginjal terlanjut terinfeksi maka anda akan diminta melakukan Shok Wave Lithitripsy, laser atau prosedur pembedahan untuk mengeluarkan batunya.

Jika setelah pengobatan dan dilakukan kontrol untuk mengecek kembali dan ia terindikasi masih terinfeksi ginjal maka konsumsi obat antibiotik selama 14 hari harus dilakukan kembali.

Konsultasi Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: