

Luka pada kelamin sering kali membuat dan tidak nyaman, terutama jika disertai nyeri, gatal, perih, atau bahkan keluar cairan yang tidak biasa.
Penyebabnya bisa karena banyak hal, contohnya akibat adanya gesekan, jamur, alergi hingga infeksi menular seksual (IMS) yang berbahaya.
Mengetahui penyebab luka pada kelamin ini sangat penting, agar kamu bisa mendapatkan penanganan yang tepat dan menghidari komplikasi dikemudian hari.
Yuk simak pembahasan lebih jelasnya pada artikel ini.
Luka pada alat kelamin adalah kondisi yaitu kulit atau jaringan pada area genital mengalami kerusakan atau peradangan.
Bisa terjadi pada pria maupun wanita yang menyebabkan lecet, sariawan, borok, atau bahkan benjolan pada area genitalnya.
Berikut ini adalah beberapa penyebab umum luka pada area kelamin yang perlu kamu ketahui.
Gesekan pada penggunaan celana dalam, aktifitas seksual yang terlalu bersemangat dan cedera bisa menyebabkan luka pada kelamin.
Biasanya luka jenis ini masih tergolong ringan dan masih bisa sembuh dengan sendirinya.
Berikut beberapa jenis IMS bisa menyebabkan luka terbuka pada kelamin:
Jika penyebab luka akibat infeksi menular seksual (IMS), perlu segera mendapatkan pengobatan medis agar tidak menular atau berkembang menjadi komplikasi serius.
Infeksi jamur seperti kandidiasis atau infeksi bakteri seperti bakterial vaginosis dapat menyebabkan iritasi dan luka jika menggaruknya terus-menerus akibat rasa gatal.
Dermatitis kontak seperti reaksi alergi atau iritasi terhadap sabun, deterjen, pelumas, atau pembalut bisa menyebabkan kulit kemaluan meradang hingga lecet.
Bisa saja luka pada kelamin yang sudah lama namun tidak kunjung sembuh menjadi pertanda adanya penyakit serius seperti kanker kulit.
Perlu mewaspadai jika luka berlangsung lebih dari dua minggu atau bertambah parah.
Segera periksa ke dokter kelamin terdekat jika luka pada area kelamin muncul dengan gejala seperti:
Pengobatan harus menyesuaikan dengan apa penyebabnya:
Hindari mengobati luka sendiri tanpa tahu penyebab pastinya, karena jia salah dalam pengobatannya justru bisa memperparah kondisi.
Segera periksakan kesehatan ke klinik atau dokter jika kamu mengalami:
Sebaiknya segera melakukan pemeriksaan dengan dokter karena dengan penanganan yang cepat dan tepat kamu bisa mencegah penularan dan menghindari komplikasi.