Kenali Macam-Macam Penyakit Kulit Serta Penyebabnya

Perbedaan dan Persamaan Antara Obat Paten dengan Generik
19 Juli 2022
Dampak Negatif Seks Bebas Terhadap Penyakit dan Psikologis
3 Agustus 2022
penyakit-kulit

Macam Penyakit Kulit Serta Penyebabnya – Penyakit kulit adalah kondisi saat lapisan luar tubuh sedang mengalami masalah seperti iritasi atau meradang. Penyakit kulit ada beberapa dengan penyebab yang bervariasi, seperti penyakit kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi, infeksi jamur ataupun bakteri.

Begitu juga dengan gejalanya, dari penyakit kulit yang ringan hingga berat. Penyakit kulit termasuk masalah yang sangat umum terjadi, masalah kulit bisa menyerang siapa pun dari berbagai usia.

Jenis-jenis penyakit kulit

Berikut merupkan jenis-jenis penyakit kulit berdasarkan penyebabnya:

Penyakit kulit dikarenakan peradangan

Peradangan pada kulit biasa disebut dermatitis. Kondisi ini terjadi ketika kulit bersentuhan dengan bahan yang bersifat iritatif atau dengan zat alergen.

Berdasarkan penyebabnya, ada beberapa jenis dermatitis, yaitu:

  • Kontak iritan
    Termasuk penyakit kulit yang paling sering terjadi. Penyakit kulit ini ditandai dengan munculnya ruam, kulit kering, iritasi, atau luka lepuh pada area kulit yang bersentuhan dengan zat iritan.
  • Kontak alergi
    Gejala dermatitis ini seperti kemerahan dan bengkak, muncul ketika kulit bersentuhan dengan alergen. Alergen dapat berupa bahan kimia, kosmetik, sarung tangan lateks, protein, ataupun perhiasan.
  • Atopik (eksim)
    Ditandai dengan kulit merah, gatal, kering ataupun bersisik. kebanyakan orang menyebut kondisi ini dengan istilah eksim kering keluhan ini sering muncul pada kulit di bagian leher, lipatan siku, atau bagian belakang lutut. Jika digaruk kulit bersisik bisa saja mngelupas dan mengeluarkan cairan.
  • Seboroik
    Biasanya mengenai area tubuh yang berminyak seperti wajah, punggung, dan dada. Gejala yang biasanya muncul berupa kulit kemerahan dan bersisik. Jika mengenai kulit kepala, bisa menyebabkan ketombe yang membandel.

Penyakit kulit dikarenakan kelainan autoimun

Gangguan autoimun bisaterjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Berikut penyakit kulit yang disebabkan oleh gangguan autoimun adalah:

  • Psoriasis, merupakan kondisi dari sel kulit tumbuh terlalu cepat, sehingga menumpuk dan membentuk bercak kemerahan yang disertai dengan sisik berwarna perak.
  • Vitiligo, biasanya terjadi ketika sel kulit yang memproduksi melanin (pigmen berwarna gelap) tidak berfungsi. Sehingga, kulit kehilangan warnanya dan muncul bercak-bercak putih.
  • Skleroderma, kulit menjadi keras dan menebal. Skleroderma bisa saja hanya menyerang kulit, tapi bisa juga menyerang pembuluh darah dan organ dalam.
  • Pemfigus, terdapat 2 macam pemfigus, yaitu pemfigus vulgaris dan juga pemfigus foliaceus. Pemfigus vulgaris biasanya ditandai dengan lepuhan yang mudah pecah namun tidak gatal. Sedangkan pemfigus foliaceus biasanya ditandai dengan kulit bersisik atau berkerak, dan lepuhan kecil yang terasa gatal jika pecah.
  • Discoid lupus erythematosus atau penyakit lupus yang menyerang kulit. Gejalanya meliputi ruam parah yang cenderung memburuk saat terkena sinar matahari. Ruam dapat muncul di bagian tubuh mana pun, akan tetapi lebih sering muncul di kulit kepala, wajah, leher, tangan, dan kaki.

Penyakit kulit dikarenakan infeksi

Penyakit kulit akibat infeksi ini umumnya menular, seperti:

  • Bakteri, beberapa penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri di antaranya adalah bisul, kusta, folikulitis dan selulitis.
  • Virus, beberapa penyakit kulit yang disebabkan oleh virus, seperti cacar, herpes zoster, kutil, molluscum contagiosum dan campak.
  • Jamur, biasanya menyerang bagian kulit yang lembap. Beberapa penyakit kulit karena infeksi jamur seperti kurap, tinea cruris, panu dan kutu air.
  • Parasit, yang disebabkan oleh parasit seperti kutu dan tungau yaitu kudis.

Tanda & gejala penyakit kulit

Gejala yang biasanya muncul bisa berbeda-beda, bergantung dari jenis penyakit yang diderita. Berikut tanda gejala yang sering timbul :

  • Benjolan, yang bisa berisi nanah, bisa juga muncul akibat penumpukan kulit berlebih seperti kutil.
  • Lenting, benjolan kecil berisi air atau nanah yang muncul pada penyakit  cacar air.
  • Ruam, bercak merah yang dapat disertai gatal ataupun tidak.
  • Kulit bersisik, yang diakibatkan oleh keadaan kulit yang sangat kering.
  • Gatal, yang biasanya disertai ruam, tapi ada juga yang timbul tanpa ruam.
  • Perubahan warna kulit, seperti kemerahan parah atau kehilangan pigmen yang membuat kulit terlihat belang.

Beberapa cara mengobati penyakit kulit

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter akan memberikan obat penyakit kulit sesuai dengan jenis dan penyebabnya, seperti :

  • Antibiotik yang diberikan untuk penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Antijamur yang diberikan untuk penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur.
  • Antivirus yang diberikan untuk penyakit kulit akibat infeksi virus.
  • Asam salisilat yang sering diberikan untuk mengatasi jerawat.
  • Kortikosteroid yang biasa digunakan untuk mengurangi peradangan dan mengurangi rasa gatal.
  • Imunosupresan, obat ini digunakan untuk mengobati psoriasis dan eksim yang lebih parah.
  • Inhibitor enzim, obat ini berfungsi untuk mematikan enzim dalam sistem kekebalan tubuh guna melawan peradangan.
  • Retinoid, biasa digunakan untuk mengobati jenis psoriasis parah yang berfungsi untuk mengurangi pertumbuhan sel kulit.

Konsultasi dokter dan pengobatan penyakit kulit

Segeralah berkonsultasi dengan Klinik Raphael dengan menghubungi nomor 0813-9625-4650 atau 0857-7077-3681. Anda juga bisa Berkonsultasi Gratis dengan Dokter Kelamin Berpengalaman. Semua informasi data diri yang Anda berikan hanya untuk kepentingan reservasi pengobatan, jadi dijamin akan terjaga rahasianya

raphael
raphael
Penulis artikel untuk website klinik raphael

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dapatkan pelayanan terbaik

X
Konsultasi Dokter Gratis
Konsultasi-Online-Gratis-dengan-Dokter
%d blogger menyukai ini: